RASULULLAH Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hampir tiba masa di mana kalian diperebutkan sebagaimana sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.”
Seorang sahabat bertanya, “Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?” Rasulullah bersabda, “Tidak. Bahkan saat itu jumlah kalian sangat banyak, tetapi seperti buih di lautan karena kalian tertimpa penyakit wahn.”
Sahabat bertanya, “Apakah penyakit wahn itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Penyakit wahn itu adalah cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud)
KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, mengingatkan tentang tiga ciri pecinta dunia. Pertama: selalu galau dengan apa yang belum terjadi. “Cemas dengan besok, cemas dengan yang akan datang, cemas tidak punya uang, dan cemas dengan yang belum terjadi,” jelasnya.
Yang kedua: selalu kecewa atau sedih dengan hal yang sudah terjadi. “Yang sudah terjadi itu membelenggu hidupnya, (sehingga) yang akan datang menyengsarakan dirinya,” terangnya.
Adapun ciri yang ketiga: capek yang tidak ada ujungnya. “Setiap waktu capek pikirannya capek hatinya, capek badannya. Kenapa? Karena (perbuatannya) tidak diniatkan jadi amal saleh.
Menurut Aa Gym, jika semua diniatkan jadi amal saleh, maka yang capek hanya badan, tapi pikiran dan hati tidak akan letih. “Karena semuanya dicatat Allah jadi amal,” jelasnya.
Allah Swt. berfirman, “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al Hadiid [57]: 20).
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI 4 RAMADAN: Cinta Dunia
