INSPIRASI JUMAT: Kekuasaan nan Bergulir

DALAM surat Ali Imran 140, Allah SWT menjelaskan sebuah hukum yang berlaku di alam semesta, yang artinya: “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran).”

Yanuardi Syukur, Pengurus Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI menjelaskan, pergiliran kekuasaan dapat terjadi secara natural disebabkan oleh kerapuhan kekuasaan tersebut. Seperti sakit, usia tua, dan periode.

Kedua, pergiliran kekuasaan dapat terjadi sebab serangan dari bangsa lainnya. Sejarah manusia sejauh ini tidak pernah sepi dari serangan, invasi, atau aneksasi satu atas yang lain. Tujuan utamanya merebut sumber daya.

Ketiga, pergiliran kekuasaan memiliki pelajaran bagi generasi sesudahnya. Misal, di abad ke-21 ini kita belajar bagaimana pergeseran kekuasaan yang telah terjadi pada 20 abad yang lalu, bahkan pada abad-abad sebelum Masehi.

Kekuasaan atau kejayaan itu dipergilirkan. Posisi yang hari ini diterima tidak akan selamanya. Suatu waktu kita berada di atas, tapi di lain waktu bisa jadi kita yang di bawah.

Umat Islam adalah umat yang diajarkan Allah SWT pentingnya mengambil pelajaran dari peristiwa masa lalu. Mulai dari kisah Nabi Adam AS hingga kisah Nabi Muhammad SAW selalu ada pelajaran yang dapat kita petik.

Jika jaya angan terlena, apalagi terlalu berbangga dan melampaui batas. Juga saat di bawah, jangan bermuram durja. Teruslah belajar agar mampu membangun masa depan yang lebih baik berdasarkan peristiwa di masa lampau.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version