DALAM setiap kesempatan, Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mendorong seluruh perangkat daerahnya untuk terus memudahkan urusan orang lain. “Maka Allah akan memudahkan urusan kita,” pesannya.
Larangan mempersulit urusan orang lain merupakan bagian dari etika dan moral yang tinggi yang diajarkan dalam Islam. Larangan ini mencerminkan pentingnya sikap empati, tolong-menolong, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Selain itu, mempersulit urusan orang lain bertentangan dengan nilai-nilai kesopanan dan kebaikan serta dapat menimbulkan konflik, ketidaknyamanan, dan keburukan di masyarakat.
Allah SWT telah menegaskan larangan untuk mempersulit urusan orang lain dalam beberapa ayat Alquran. Salah satunya adalah dalam Surah Al-Baqarah ayat 279, yang berbunyi:
“Dan jika kamu tidak melaksanakan (memberi) riba, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya telah menyatakan perang kepada kamu.” (Al-Quran, Surah Al-Baqarah: 279)
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah SWT memandang serius perilaku yang merugikan atau mempersulit kehidupan orang lain, termasuk dalam masalah keuangan seperti riba.
Selain itu, terdapat banyak hadis yang mengingatkan tentang pentingnya menjaga kebaikan dan membantu orang lain. Rasulullah SAW bersabda dalam salah satu hadis:
“Barang siapa yang mempersulit urusan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan mempersulit urusannya di akhirat.” (HR. Muslim).
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI JUMAT: Mudahkan Urusan Orang






