INSPIRASI PAGI: Arti Sebuah Penghargaan

SAAT Kota Batam menerima penghargaan “Kota Layak Anak”, Wakil Wali Kita Batam Li Claudia Chandra, yang menerima award tersebut berucap,  “Penghargaan ini adalah milik kita semua, dan yang terpenting, milik anak-anak Batam tercinta.”

Kerendahan hati Claudia ini mengingatkan kita pada legenda Hollywood Denzel Washington, memandang Oscar. Bintang “The Equalizer” ini menjelaskan, bahwa penghargaan bukanlah motivasi sejatinya.

“Saya sudah lama berkecimpung di dunia ini, dan ada kalanya saya menang padahal seharusnya tidak, dan… tidak menang. Padahal seharusnya menang,” terangnya.

Sekadar diketahui, Washington telah berada di puncak karirnya selama puluhan tahun, dengan 10 nominasi Academy Award dan dua kemenangan: Aktor Pendukung Terbaik untuk Glory (1990) dan Aktor Terbaik untuk Training Day (2002).

Namun, meskipun karirnya yang gemilang, ia mengatakan bahwa dirinya “tidak begitu tertarik” pada Oscar. “Saya benar-benar tidak peduli dengan hal-hal seperti itu,” katanya. 

Baginya, pengakuan dari Hollywood tidak sebanding dengan tujuan yang lebih tinggi. “Manusia memberikan penghargaan. Tuhan memberikan ganjaran. Pada hari terakhir saya, Oscar tidak akan berguna bagi saya,” ujarnya.

Kata-kata Washington dan Li Claudia mengingatkan kita bahwa meskipun trofi mungkin berdebu, karakter, dampak, dan tujuan bertahan jauh lebih lama daripada penghargaan apa pun.

Sungguh pernyataan yang mencerminkan iman yang kuat dan fokusnya pada warisan di luar sorotan panggung.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version