“SAYA belajar bahwa keberanian tidak akan pernah absen dari ketakutan. Tetapi mereka berhasil menang atas itu. Orang berani bukan mereka yang tidak pernah merasa takut, tapi mereka yang bisa menaklukkan rasa takut itu.”
Kalimat itu diucap oleh Nelson Mandela (1918-2013), pengacara, politikus dari Afrika Selatan. Tentu kita tak meragukan lagi bagaimana keberanian Mandela dalam menentang Apartheid, sebuah sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih di Afrika Selatan pada sekitar awal abad ke-20.
Seorang pemimpin memang harus punya keberanian, sehingga mampu bertanggung jawab. Sehingga yang dipimpinnya pun bisa aman dan damai.
Tanpa keberanian, pemimpin membuat situasi tak nyaman yang tak berkesudahan, mirip seperti yang disindir Iwan Fals dalam lagu “Sumbang”,
𝘔𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨
𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪 𝘣𝘢𝘭𝘪𝘬 𝘥𝘪𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨
𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘤𝘶𝘵 𝘭𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘨-𝘬𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘨
𝘛𝘪𝘬𝘢𝘮 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯𝘨
𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘯𝘨
𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘴𝘪𝘣𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘣𝘪𝘯𝘨 𝘩𝘪𝘵𝘢𝘮
Masalah tentu akan selalu ada. Namun jiwa-jiwa pemberani akan terus melangkah. Meski takdir berbisik kepadanya, “Kamu tidak dapat menahan badai.” Dia akan balas berbisik, “Akulah badai itu!’”
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Senang Lihat Orang Susah
