INSPIRASI PAGI: Ikon Pengkhianat

SEPANJANG sejarah kejahatan ini ada, tindak penghianatan sudah dilakukan dalam waktu yang lama dan terencana, bahkan terstruktur dengan baik.

Disebut “kejahatan” karena dalam pengkhianatan berkumpul semua tindakan kriminal, mulai menipu hingga membunuh. Makanya dampaknya sangat “devastating”.

Seorang penghianat bekerja senyap dari dalam. Ibarat rayap yang menggerogoti kayu. Dari luar nampak biasa. Namun jika tak disadari dan terungkap, maka tiba-tiba strukturnya akan ambruk tak bersisa.

Inilah yang terjadi pada Dinasti Abbasiyah saat diruntuhkan Hulagu Khan, pada 1258, atau runtuhnya Kerajaan Singasari tahun 1292, oleh Jayakatwang yang membunuh Raja Kertanegara, atau yang paling tenar adalah: kisah terbunuhnya Kaisar Romawi Julius Caesar oleh belati keponakannya sendiri, Marcius Junius Brutus!

Juga jangan lupa yang dilakukan PKI pada 30 September 1965, pengkhianatan Snouck Hurgronje yang memulai tugasnya tanggal 9 Juli 1891 di Aceh, atau John A Walker yang berhasil melakukan pengkhianatan terbesar dalam sejarah angkatan laut Amerika Serikat selama 20 tahun, sebelum akhirnya ditangkap oleh FBI pada 1985.

Selain dampaknya, yang lebih getir dari sebuah pengkhianatan adalah, pelakunya adalah orang dalam bahkan teman dekat, tapi memihak orang lain. Tujuannya untuk menjatuhkan, sekali lagi, kawan dekat, bahkan bangsanya sendiri.

Kurang jahat apa lagi? Jika teman yang sudah membantunya saja dibantai, apalagi orang lain?

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version