SAAT wawancara dengan wartawan, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), ditanya tentang kriteria orang yang layak jadi penerusnya.
“Menjalankan ini (jadi wali kota) tidak boleh hanya cerdas. Cerdas perlu. Keberanian perlu, Ketegasan perlu. Tapi menjaga hubungan antara seluruh dari atas pemimpin sampai ke bawah ini wajib. Kalau tidak, (pemerintahan) ini tidak jalan,” ujarnya.
Jika ditafsirkan, yang disampaikan HMR ini disebut “kecerdasan sosial”, yakni kemampuan untuk secara efektif menavigasi dan bernegosiasi dalam interaksi dan lingkungan sosial.
Orang yang memiliki kecerdasan sosial akan mampu membaca situasi dari perasaan orang-orang dan konten sosial yang memengaruhi orang lain (situational awareness).
Selanjutnya menunjukkan sikap percaya diri (presence), berperilaku jujur dan tulus (authenticity), tidak munafik: berakting sopan untuk meraih simpati, padahal aslinya seorang Brutus si penghianat!
Selanjutnya, bertutur kata dengan jelas dan sopan sehingga mampu dimengerti oleh orang lain (clarity), dan mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain (empathy).
Ingat, bahwa kesuksesan tidak hanya tergantung dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dipengaruhi kecerdasan sosial.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
