INSPIRASI PAGI: Kuasai Literasi, Kuasai Peradaban

Wagub Marlin saat membuka pekan Literasi Digital Kota Batam. Dalam sebulan terakhir ini istri Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) tersebut, giat ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan kepada generasi muda akan pentingnya literasi untuk menghadapi perubahan zaman. Sayangnya, program sebagus ini dihambat.

SIAPA yang menulis buku maka dia sudah mengantar suatu pemikiran ke dalam keabadian. “Bahkan, buku lebih mengena dari pada peluru,” kata Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando.

Alasannya, jika satu peluru hanya dapat menembus satu kepala, buku dapat menembus jutaan kepala orang yang membacanya.

Hal inilah yang dialami beberapa imperium besar masa lalu, seperti Romawi Kuno, Persia, Athena, Mesopotamia dan lainnya. Mereka maju dan berjaya karena buku-bukunya.

Kemudian keruntuhan imperium-imperium itu terjadi seiring dengan musnahnya karya literasi akibat berbagai hal, termasuk karena peperangan.

Begitulah kekuatan literasi. Literasi adalah kedalaman pemikiran seseorang yang dapat digunakan untuk memenangkan persaingan global. Wajar jika ia menjadi pilar untuk menghadapi perubahan zaman, selain kompetensi, dan karakter.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version