DILENGKAPI tulisan Ian Montratama, Dosen Prodi Hubungan Internasional Universitas Pertamina, di detik .com
KITA dapat memaknai pribadi seseorang dengan melihat siapa yang dikaguminya. Demikian juga Prabowo Subianto, yang kini menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Melalui buku, “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto”, yang diterbitkan pada bulan Juni 2021 lalu, kita dapat melihat sekelumit tentang siapa tokoh politik paling populer di pemilihan presiden tahun 2024 ini.
Dari segi substansi, Prabowo menceritakan, terdapat 94 tokoh yang terdiri dari 45 perwira tinggi (pati) TNI, 7 prajurit TNI non-pati, 15 tokoh sipil, dan 27 tokoh asing yang menjadi teladannya. Ada yang ternama dan yang biasa saja.
Nasionalisme, militansi, semangat juang, keberanian, dan kerelaan berkorban merupakan sifat keprajuritan patriotik yang menjadi benang merah dari tokoh-tokoh tersebut.
Melalui buku yang menjadi masterpiece-nya ini, Prabowo hendak mengajak masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, gemar mempelajari sejarah bangsa. Karena akar sejarah bangsa Indonesia berasal dari bangsa-bangsa yang besar, seperti Sriwijaya, Mataram, Gowa, Majapahit dan lainnya.
Berulang kali sejarah membuktikan bahwa kunci keberhasilan suatu bangsa adalah pada pemimpinnya. Seperti Raden Wiajaya, yang menjadi satu dari empat kerajaan yang berhasil mengalahkan invasi pasukan Mongol, kerajaan adikuasa saat itu.
“Tidak ada prajurit yang jelek, hanya ada komandan yang jelek. Sesuai adagium ‘seribu harimau jika dipimpin kambing akan embeeek semua!’,” tulisnya di halaman 298.
Bagaimana menurut Anda? (ski/bersambung)






