TEORI “confirmation bias,” menyebut, semakin pintar seseorang malah semakin sulit untuk mengubah pendapat/perspektifnya, dan semakin tinggi IQ-nya, akan semakin mudah jatuh ke stereotype.
Penyebabnya adalah, IQ tinggi itu membuatnya jadi makin mudah mengenali pola, dan hanya memilih pola yang sudah dia percayai sebelumnya.
Jadi sebanyak dan sebagus apapun informasi yang kita sampaikan, jadi percuma.
Sebab dia justru akan menggunakan banyaknya informasi tersebut untuk memperkuat argumennya sendiri (meski salah) dibanding membuka pikiran terhadap argumen yang berseberangan.
Maka itu jangan terlalu kaku, sehingga tidak mampu memperbaharui sudut pandang.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
