PENGHARGAAN dan kepercayaan adalah sebuah pengakuan atas kualitas diri. Hal itu diraih ketika seseorang konsisten menunjukkan integritasnya. Yakni memiliki pribadi jujur dan karakter kuat.
Memang benar, tak ada manusia nan sempurna di bumi saat ini. Namun kita bisa menilai seseorang, khususnya pemimpin, dari integritasnya.
Semua ini kelak membentuk pola atau lini masa yang disebut rekam jejak yang dapat kita nilai. Misal sejauh mana prestasinya saat memimpin, dan inovasi apa saja yang sudah dibuat dan diberi untuk masyarakat yang memberi mandat.
Sebab, jika dulu punya rekam jejak pembohong, munafik, khianat, tak bisa kerja, suka bikin gaduh dan sensasi, serta sering menjelek-jelekkan orang, maka kapan dan di manapun ia berada serta pegang jabatan apa saja, akan tetap seperti itu.
Sudah ada buktinya kan? Sudah rasakan dampaknya? Maka segeralah bersikap. Sekali lagi ingat, kredibilitas pemimpin itu ada pada rekam jejak: bukti, bukan gimik atau rencana melangit tapi aplikasi nol!
“Orang berprestasi di manapun ditempatkan akan tetap berprestasi. Sebaliknya, orang bermasalah, ditempatkan di mana saja akan tetap bawa masalah!” pesan Dahlan Iskan, kepada para CEO-nya semasa jadi bos Jawa Pos.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
