INSPIRASI PAGI: Palayan Rakyat

“SAUDARA-saudara, saya ingin ingatkan atas nama negara bangsa Indonesia, bahwa Saudara dipilih, Saudara adalah pelayan rakyat!” amanat Presiden Prabowo Subianto, saat resmi melantik 961 kepala daerah di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Melakukan pelayanan bukan berarti menjadi pelayan, sehingga tak harus merasa lebih rendah dari orang yang dilayani. Ini semata lebih menekankan pada hubungan yang setara (egaliter), di mana sentuhan manusiawi lewat bahasa verbal maupun non verbal begitu penting.

Inilah yang dikenakan Robert Greenleaf – pendiri gerakan kepemimpinan pelayan modern dan Pusat Kepemimpinan Pelayan Greenleaf- sebagai “servant leadership” atau kepemimpinan yang melayani.

Model servant leadership dinilai pas untuk mengatasi krisis kepemimpinan yang dialami oleh suatu masyarakat atau bangsa saat ini. Di mana keinginan seseorang untuk melayani, hadir sebelum adanya keinginan untuk memimpin.

Dengan begitu, ia akan menempatkan kebutuhan orang yang dipimpinnya sebagai prioritas, mengenal kehormatan dan pentingnnya nilai bagi setiap individu, serta membantu orang lain dalam mencapai suatu tujuan bersama.

“My loyalty to the party ends where my loyalty to the country begins” demikian dikatakan Thomas Jefferson, Presiden Amerika Serikat ke-3.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  INSPIRASI RAMADAN: Petunjuk Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *