LEBIH suka mana, jadi pemimpin berenergi atau yang berkarisma? Sedikit ringkasan di buku Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action, yang ditulis Simon Sinek, ini mungkin bisa menjawab.
Menurutnya, seorang yang dipandang memiliki energi besar memang dapat memotivasi, tetapi seorang yang memiliki karisma baik dapat menjadi inspirasi.
Masalahnya, ketika seseorang memimpin dengan energi, belum tentu tercipta loyalty. Namun, ketika seseorang memimpin dengan karisma, dipastikan akan menciptakan loyalty.
Sebab karisma atau wibawa adalah keadaan atau bakat yang dihubungkan dengan kemampuan yang luar biasa dalam hal kepemimpinan seseorang, untuk membangkitkan pemujaan dan rasa kagum dari masyarakat terhadap dirinya.
Contoh seorang yang memiliki energi baik adalah Steve Ballmer, dan seorang dengan karisma baik adalah Bill Gates.
Ketika Steve Ballmer menjadi pembicara, para pendengarnya dengan antusias mendengarkan secara semangat, tapi semangat tersebut tidak bertahan lama.
Sedangkan, Bill Gates menjadi pembicara, orang akan mendengarkan dengan baik secara saksama.
Kharisma Bill Gates dapat membuat pendengarnya mengingat hal-hal yang disampaikannya dalam jangka waktu yang lama, bahkan hingga beberapa tahun lamanya.
Mungkin inilah yang dikatakan mantan Presiden Amerika Ronald Reagan, “Pemimpin terhebat belum tentu dia yang melakukan hal-hal terbesar. Tapi, dialah yang membuat orang melakukan hal-hal terbesar.”
Bagaimana menurut Anda? (ski)
Baca Juga: INSPIRASI PAGI: Why?
