INSPIRASI PAGI: Pikiran, Kata, Perbuatan

HIDUP kita akan baik, sukses dan beres jika berintegritas: satunya kata dan perbuatan. Tahapnya dimulai dari berpikir, berkata, barulah kemudian berperilaku.

Mengapa diawali dengan berpikir, bukan berkata? Sebab berpikir melahirkan pengetahuan, pemahaman, nilai, keyakinan dan prinsip.

Orang yang berkata tanpa memikirkan terlebih dahulu dapat mengakibatkan penyesalan dikemudian hari, menyakiti perasaan orang lain, dan bahkan dapat menimbulkan kebencian. Namanya juga halu.

Kata filsuf Socrates, “dengan pikiran, seseorang bisa menjadikan dunianya berbunga-bunga atau berduri-duri.”

Sedangkan menurut motivator Muslim legendaris asal Mesir, Dr Ibrahim Elfiky, bahwa pikiran positif menghasilkan perbuatan dan hasil yang positif.

Nah, integritas harus dimulai dari sini. Sebab, kata-kata mencerminkan isi dari pikiran atau hati. Ibarat teko, jika isinya kopi maka yang keluar juga kopi. Bukan yang lain. Di sinilah kualitas seseorang tampak.

Setelah berpikir, lalu berkata, maka akan menghasilkan tindakan yang terarah. Antara kata dan perbuatannya akan menyatu.

Semua ini hanya dapat dilakukan manusia yang memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. Kalau boneka, mana bisa?!

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version