DALAM obrolan bersama Deddy Corbuzier di channel YouTube Close the Door, Panji Pragiwaksono menyinggung sosok Ephialtes.
“Lu nonton gak film ‘300’? Ingat gak karakter Ephialtes yang bungkuk? Dia sakit hati terus nyeberang ke kubu lawan. Di politik itu banyak ‘Ephialtes’. Sakit hati lalu nyeberang,” jelasnya.
Siapakan sosok Ephialtes yang disebut Panji?Dialah sosok pengkhianat paling terkenal (notorius) dalam sejarah Yunani. Nama “Ephialtes” sebenarnya julukan, yang berarti “mimpi buruk” dalam bahasa Yunani.
Sosoknya nampak tak berbahaya, bahkan sedikit bungkuk. Namun sejarawan kuno, Diodorus Siculus, memberikan catatan singkat tentang dahsyatnya pengkhianatan Ephialtes dalam karyanya “Bibliotheca Historica” (Perpustakaan Sejarah).
Ephialtes, warga Trachis, Yunani tersebut memainkan peran penting dalam pertempuran Thermopylae pada tahun 480 SM.
Ia memberitahu pasukan Persia di bawah pimpinan Raja Xerxes I, jalan rahasia yang membantu mengepung pasukan Yunani yang dipimpin oleh Raja Leonidas dari Sparta, sehingga berhasil memenangkan pertempuran.
Hingga kini dunia mencatat pertempuran besar Thermopylae. Sebuah inspirasi pertarungan gagah berani dari 300 prajurit Sparta yang tak kenal takut di bawah komando prajurit Raja Leonidas, melawan sepuluh ribu prajurit elit Persia.
Namun, selain menjadi momen paling cemerlang dalam sejarah Yunani kuno, pertempuran Thermopylae juga mencatat sejarah hitam akan busuknya pengkhianatan.
Nama pelakunya, Ephialtes, juga dikenang abadi, melambangkan pengkhianat arketipe dalam budaya Yunani. Mirip dengan Yudas Iskariot dalam budaya Kristen, dan Benedict Arnold dalam ingatan sejarah Amerika.
Kadang kita harus mencapai batas kebajikan sebelum melewati batas kematian.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI PAGI: Politik Ephialtes






