KINERJA & BUKTI: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Bupati Karimun H Aunur Rafiq, dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. Tak sebatas gagasan, HMR membangun Batam dengan melibatkan warga kemudian diwujudkan dalam bentuk karya.
DEMOKRASI yang baik akan melahirkan pemimpin yang baik. Untuk itu penting bagi rakyat untuk melihat para calon tersebut bertarung ide, bukan gimik. Argumen, bukan sentimen.
Contoh saja yang dilakukan para calon presiden Amerika. Sebelum “running” mereka biasa menjelaskan visi dan misinya dengan menerbitkan buku. Misalnya, Bill Clinton.
Saat mencalonkan presiden Amerika, bersama senator Al Gore, ia menulis buku yang diterbitkan pada tanggal 12 September 1992. Judulnya, “Putting People First: How We Can All Change America.
“Dalam buku setebal 232 halaman ini, Clinton dan Gore, menguraikan “proposalnya” kepada rakyat Amerika tentang ekonomi, pendidikan, kejahatan, energi, lingkungan, perawatan kesehatan, perumahan, keamanan nasional, bisnis, perdagangan, kesejahteraan, hingga “menaklukkan” ruang angkasa.
Buku ini kemudian menjadi kontrak politik Clinton selama memimpin. Karena tertulis, maka jika ada yang belum, rakyat dapat menagihnya. Ajaib, hampir 80 persen yang dia paparkan dalam “proposal” tersebut berhasil ditunaikan.
Sebuah karya besar berawal dari ide yang dinarasikan. Banyak tokoh dunia yang menggerakkan bangsanya dengan cara ini. Narasi yang baik akan membuat rakyat tidak hanya paham, juga tercerahkan.
Jika miskin narasi akan kehilangan substansi. Namun narasi tanpa ide, akan kosong tak bermakna. Yang paling penting, semua harus diimplementasikan agar jadi legacy. Jangan omong doang, kerja kagak. Bagaimana bisa maju kalau tidak dimulai…
Bagaimana menurut Anda? (ski)
