INSPIRASI PAGI: Topeng Anonim

PADA tahun 1886, penulis Skotlandia, Robert Louis Stevenson menerapkan novel berjudul ‘Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde’. Novel ini berkisah tentang orang yang memiliki kepribadian lain atau alter ego.

Sejak novel tersebut meledak, istilah “Jekyll dan Hyde”, ikut populer di dunia untuk menggambarkan dua sisi kepribadian atau dua sifat yang berlawanan, di mana satu sisi baik dan sisi yang lainnya buruk.

Di era media sosial, orang semacam ini jua berkembang. Mereka memainkan alter egonya melalui akun anonim agar tak perlu takut dibayang-bayangi risiko sosial serta hukum.

Jadi jika di identitas aslinya dia tampak baik, sopan dan positif, lewat akun anonim dia mengumbar sisi “dirinya yang lain”: kasar, bahkan menyebar fitnah, suka menghina, dan sifat negatif lainnya.

Untuk pengguna akun alter semacam ini, sebenarnya secara tak disadari sedang mengkritik dirinya sendiri sebagai orang lemah, tidak yakin pada diri sendiri, bahkan pengecut.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version