News  

INSPIRASI RAMADAN: Dapat Dipercaya

“AL-AMIN” adalah salah satu gelar yang disematkan pada diri Nabi Muhammad SAW yang artinya “dapat dipercaya”. Gelar ini telah tercermin dalam kehidupan beliau sejak remaja berkat kejujuran, keberanian, dan akhlak luhur lainnya yang beliau miliki.

Mengutip sebuah riwayat dalam buku “Seni Kepemimpinan ala Nabi” yang ditulis oleh Muhammad Wildan Aulia, bahwa suatu saat Nabi Muhammad SAW bersabda, “Wahai kaum Quraisy, kemarilah berkumpul kalian semua. Aku akan memberikan sebuah berita kepada kalian semua!”

Setelah masyarakat Quraisy berkumpul, beliau bersabda lagi, “Saudara- saudaraku, jika aku memberi kabar kepadamu, di balik bukit ini ada musuh yang sudah siap siaga hendak menyerang kalian, apakah kalian semua percaya?” Tanpa ragu mereka menjawab, “Percaya! Engkau sekalipun tidak pernah berbohong, wahai Al-Amin.”

Gelar Al-Amin ini semakin kuat disandangkan kepada Muhammad SAW, ketika masyarakat Arab suku Quraisy merencanakan pembangunan kembali Ka’bah yang rusak akibat banjir besar. Saat itu beliau berusia 35 tahun.

Perselisihan muncul ketika tiba saatnya untuk meletakkan Hajar Aswad, setiap klan mengklaim bahwa merekalah yang paling berhak menempatkan batu tersebut di Ka’bah.

Akhirnya mereka meminta Nabi Muhammad untuk menyelesaikan masalah ini. “Ini Muhammad seorang pemuda yang jujur. Kami rida kepadanya,” kata salah seorang dari mereka. Akhirnya masalah selesai, pertumpahan darah yang sudah di depan mata juga bisa dihindari.

Khalifah Ali bin Abi Thalib (599-661), pernah berkata, “Orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan, cinta dan rasa hormat.”

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Pola Jitu Pemberdayaan Nelayan Pemko Batam jadi Finalis Inovasi Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *