βπΎπππ ππππππππππ π π’ππ πππ π
π300 ππππ’ πππ ππ’πππ π’ππ‘π’π π ππ π€π ππ· πππ π
π400 ππππ’ πππ ππ’πππ π’ππ‘π’π π ππ π€π πππ.. β
SEKUPANG, KataBatam- Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mengimbau para orang tua untuk menaati aturan yang ada dalam sistem penerimaan siswa baru (SPMB) tahun 2025-2026. Jika daya tampung di sekolah negeri sudah terpenuhi, jangan memaksakan diri untuk masuk.
βYang pertama semua harus taat aturan,β kata Amsakar, menanggapi pertanyaan warga di Batam FM, Rabu (4/6/2025).
Orang tua yang tak mampu, kata Amsakar, jangan takut tak bisa menyekolahkan anaknya. Pemko Batam sudah menyiapkan subsidi SPP gratis untuk mereka yang sekolah di sekolah swasta.
βKami tak ingin ada anak Batam putus sekolah hanya karena biaya. Subsidi ini adalah bukti nyata keberpihakan kami kepada rakyat,β ujarnya.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 16 Tahun 2020, jumlah maksimal siswa per kelas di SD adalah 28 orang dan di SMP 32 orang.
Dalam kondisi tertentu, batas tersebut bisa bertambah menjadi 33 siswa di SD dan 37 siswa di SMP.
βKami memberikan subsidi Rp300 ribu per bulan untuk siswa SD dan Rp400 ribu per bulan untuk siswa SMP,β tambah Amsakar.Β
Subsidi ini diberikan kepada siswa yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN), basis data pemerintah untuk penyaluran bantuan sosial.Β
Pemko Batam juga berkoordinasi dengan sekolah swasta agar penerima subsidi tidak dibebani biaya tambahan di luar bantuan yang diberikan pemerintah. (abh)
Jangan Berebut ke Sekolah Negeri, Amsakar Sudah Siapkan Subsidi SPP di Sekolah Swasta
