Jefridin Bangun Profesionalisme Kepsek agar Lihai Tuntaskan Masalah Pendidikan

BENGKONG, KataBatam – Kepala sekolah (Kepsek) harus mampu meningkatkan profesionalisme sebagai agen pembelajaran untuk mewujudkan anak-anak Batam yang terampil, dan dapat bersaing meneruskan estafet pembangunan.

Kalimat inspiratif ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam, sekaligus sebagai Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam H Jefridin, saat memimpin Rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), di Golden Prawn Bengkong, Selasa (20/6/2023).

“MKKS merupakan wadah atau rumah untuk meningkatkan kompetensi bagi kepala sekolah, untuk berperan meningkatkan mutu pendidikan,” kata Jefridin dalam pertemuan yang dihadiri 65 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se-Kota Batam.

Masalah Penerimaan Murid Baru

Jefridin mengungkapkan, pada tahun 2023 ini terdapat beberapa kendala terkait pendaftaran peserta didik baru yang telah diterimanya.

Di antaranya masalah daya tampung, kurangnya pemahaman orangtua wali murid terkait pendaftaran, hingga banyaknya dokumen kependudukan yang tidak sesuai.

“Untuk SD setelah di inventarisasi ternyata ditemukan persoalan bahwa daya tampung siswa lebih banyak dari pada siswa yang mendaftar, juga daya tampung yang tidak merata. Hingga kendala berupa peserta didik yang lulus di pilihan kedua, tapi tetap memilih pilihan pertama,” jelasnya.

Ia menambahkan, kurangnya kelengkapan berkas juga menjadi kendala bagi peserta didik yang mendaftar melalui jalur afirmasi.

Dari 12.024 Rencana Daya Tampung (RDT) yang tersedia, masih terdapat sisa daya tampung sebanyak 1.664 peserta didik.

“Masih ada juga orang tua calon peserta didik yang memaksakan anaknya yang masih berusia 6 tahun untuk mendaftar,” tambahnya.

Karena itu Jefridin berpesan, kepada seluruh Kepala Sekolah SMP Negeri di Kota Batam untuk dapat menginventarisasi berbagai kendala yang tidak memenuhi syarat pendaftaran peserta didik baru.

“Forum ini kita jadikan sebagai suatu pencerahan buat kepala sekolah agar mampu meningkatkan profesionalisme sebagai agen pembelajaran untuk mewujudkan anak- anak Batam yang terampil, dan dapat bersaing meneruskan estafet pembangunan,” tutupnya. (ski)

Baca Juga: Batam Juara Pertama Aksi Konvergensi Stunting di Kepri, Jefridin: Ini untuk Masyarakat

Exit mobile version