News  

Jefridin Bekali Finalis Duta Wisata Batam 2024 dengan Grand Design Pembangunan

BERI WAWASAN: Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat menjadi narasumber karantina hari pertama finalis Duta Wisata Encik Puan Batam Tahun 2024, di Grand Eska Hotel & Suites Batam, Jodoh, Senin (13/5/2024).

JODOH, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, menjelaskan pentingnya peran duta wisata untuk mendukung pembangunan Batam yang sedang berlangsung.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber karantina hari pertama finalis Duta Wisata Encik Puan Batam Tahun 2024, di Grand Eska Hotel & Suites Batam, Jodoh, Senin (13/5/2024).

Dari 203 calon duta, hanya 20 finalis yang berhasil lolos dan mengikuti karantina di even yang digelar Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam ini.

Grand final dijadwalkan pada 19 Mei 2024 mendatang, di mana 10 Encik dan 10 Puan terbaik akan bersaing untuk menjadi Duta Pariwisata Kota Batam 2024.

“Saya menekankan, mari bangga menjadi orang Batam. Jadi duta wisata yang tidak hanya menginspirasi masyarakat lokal, tetapi juga mempromosikan keindahan dan potensi Batam kepada dunia luar,” terangnya.

Selanjutnya, Jefridin menyoroti pentingnya memiliki beragam bakat dan pengalaman sebagai seorang duta wisata, termasuk kemampuan berpantun dan memahami budaya lokal.

“Para peserta harus mampu menjadi duta yang mampu memperkenalkan dan menghidupkan budaya melayu Batam, sekaligus menjadi duta yang peduli akan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Dalam hal ini, Jefridin menjelaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu tanggung jawab bersama untuk menjaga kenyamanan Batam sebagai destinasi wisata.

Ia menekankan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan adalah kunci bagi keberlanjutan industri pariwisata Batam.

Jefridin juga menekankan pentingnya peran duta wisata dalam mempromosikan Batam sebagai daerah industri, perdagangan, alih kapal dan pariwisata.

“Duta pariwisata harus dapat mempromosikan program dari Disbudpar yaitu MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition),” jelas Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Batam, tersebut.

MICE ini, sebut Jefridin bertujuan untuk meningkatkan pariwisata olahraga di Batam, yang dapat menjadi salah satu penyumbang pendapatan daerah melalui pajak hotel dan restoran. (ski)

Exit mobile version