WAKIL GUBERNUR Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, mengatakan, wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar. Namun sebaliknya, ilmu yang didapat di kampus harus dilanjutkan dan diniatkan membantu sesama.
“Sebab setelah dari universitas ini, Anda akan memasuki universitas kehidupan. Jika ilmu ibarat pohon, ia harus berbuah,” kata Wagub Marlin di Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Batam, Sabtu (30/10/2021).
Di Unrika itu, Wagub Marlin menghadiri wisuda Pascasarja dan Sarjana Periode XXXI. Saat menyampaikan sambutan, Wagub Marlin banyak mengutip pendapat-pendapat pakar.
Di antaranya pakar manajemen Steven Covey hingga mantan CEO Apple, Steve Jobs. Marlin juga memperkuat basis intelektualnya dengan menjabarkan beragam teori. Salah satunya teori “confirmation bias.
Tujuan perempuan kelahiran Karimun ini, untuk memacu dan memotivasi para wisudawan agar mampu menghadapi tantangan hidup, baik saat berhadapan dengan orang lain, atau keadaan.
“Yang membedakan sukses tidaknya seseorang adalah cara merespon hidup itu sendiri,” jelasnya.
Ketua TP PKK Kota Batam ini pun mengutip Steven Covey, salah seorang pakar manajemen yang menyebutkan bahwa hidup seseorang tergantung dari cara dia melihat dunia.
Apabila dia ingin mengubah kondisi yang dialaminya sekarang, dia harus mengerti definisi masalah yang dihadapi, kemudian mengubah cara pandangnya dulu.
“Fokuslah kepada hal-hal yang bisa kita ubah. Karena bisa jadi cara kita dalam melihat masalah itu sendiri yang menjadi masalah. Itulah pentingnya Anda punya pikiran terbuka. Jangan kaku. Sebab, pikiran kita ibarat payung parasut. Ia akan bekerja jika terbuka,” kata Wagub Marlin.
Soal pikiran terbuka ini pun ditekankan beberapa kali oleh Wagub Marlin. Karena, kata Wagub Marlin, menghadapi zaman yang cepat berubah ini, maka tidak ada cara lain kecuali harus dihadapi dengan pikiran terbuka. Sehingga akan memunculkan kreativitas dan inovasi baru.
“Apalagi saat ini ini Anda semua merupakan “lulusan istimewa.” Saya sebut demikian, karena dunia yang yang akan Anda hadapi ke depan nanti, sudah jauh berbeda dengan dunia lima bahkan dua tahun yang lalu,” kata Ketua PIKORI BP Batam.
Para wisudawan memenuhi aula memghadiri prosesi wisuda. Hadir langsung Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Batam H. Amarullah Nasution, Rektor Unrika Edwin Agung Wibowo dan Wakil Rektor I Suryo Hartanto.
𝗖𝗶𝗽𝘁𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗘𝘀𝗼𝗸
Wagub Marlin menyampaikan rasa syukurnya karena pandemi Covid-19 yang terus melandai. Pandemi itu pula yang membuat segala sendi kehidupan berubah total.
Manusia yang semula dekat dan akrab, dipaksa berjarak. Kini, meski semua berangsur normal, namun Wagub Marlin berpesan agar semua harus tetap bertahan dengan kebiasaan baru sesuai protokol kesehatan.
Wagub Marlin menyampaikan bahwa selalu ada berkah di setiap peristiwa. Karena di saat yang bersamaan, manusia menemukan teknologi komunikasi dan informasi yang membuat jarak tersebut tak lagi jauh. Khusus di bidang pendidikan, teknologi komunikasi dan informasi menyelamatkan jutaan anak dari kehilangan pendidikan.
Namun tantangan yang lain, kata perempuan pertama yang menjadi Wakil Gubernur di Kepri kemajuan teknologi komunikasi dan informasi ini membuat dunia cepat berubah, yang menuntut juga semuanya harus terbiasa atau adaptif dengan perubahan. Bahkan menjadi pelaku perubahan itu sendiri.
“Ciptakanlah hari esok, daripada kamu mengkhawatirkan apa yang sudah terjadi kemarin,” kata Wagub Marlin mengutip pesan yang disampaikan mantan CEO Apple, Steve Jobs. ***
