Marlin Terharu & Bangga Lihat Anak-anak Hafal Alquran: Masyaallah… Alhamdulillah

CINTA ANAK-ANAK: Wagub Marlin mengekspresikan rasa bangganya saat bertemu anak-anak di Masjid Al Mujahidin, GMP, Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, Kamis (9/2/2023) petang.

SEIBEDUK, KataBatam- Muslim yang mana tak bangga melihat anak-anak mampu menghafal Alquran? Demikian juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina.

Istri Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) ini, langsung mengekspresikan rasa bangganya saat bertemu anak-anak tersebut di Masjid Al Mujahidin, GMP Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, Kamis (9/2/2023) petang.

Kehadiran Marlin di sini seiring Road Show Pembinaan Akhlak Mulia Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, di Kecamatan Seibeduk.

“Masyaallah… Alhamdulillah, banyak yang sudah hafal Alquran. Apalagi ini, ada yang 8 tahun, 10 tahun. Juga banyak yang sudah mengaji hampir khatam. Jangan berhenti, teruskan. Jika bisa menjadi hafiz dan hafizah yang membanggakan orang tua, dan negeri ini,” ujarnya takjub.

Saat kehadirannya di sejumlah masjid, Ketua TP-PKK Kota Batam ini selalu menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak. Selain berbincang santai, juga diselipkan motivasi.

Marlin berterima kasih kepada orangtua, serta masyarakat yang terus mewujudkan generasi dengan karakter yang kuat. Juga generasi yang tumbuh dengan akhlak mulia.

“Peran Ibu sangat besar, karena mereka merupakan madrasah pertama untuk anak-anak,” kata Marlin.

𝗦𝗮𝗹𝘂𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗼𝗯𝗶 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗮𝗻𝗮𝗸

Dalam rangkaian Pembinaan Akhlak Mulia, anak-anak selalu mendapat perhatian Marlin. Saat memberi bantuan alat musik hadrah, misalnya, Marlin juga ingin anak-anak mendapat kesempatan untuk berlatih.

“Saya ingin memberikan kegiatan kepada anak-anak untuk menyalurkan hobi musiknya. Juga bisa berdakwah melalui musik,” kata Marlin.

Ketua Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan Batam (PIKORI BP Batam) ini juga mengingatkan bahwa di zaman ini, orang tua harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Yang terpenting jangan memaksakan anak-anak. Tapi mengarahkan kepada hal-hal baik. Menjaga agar mereka tak lepas dan terpengaruh pada dampak negatif kemajuan teknologi informasi.

Karena itu, pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) baik tingkat kelurahan maupun kecamatan, Marlin mengingatkan untuk memasukkan program pemberdayaan anak-anak menjemput kemajuan teknologi.

“Ada ruang dan peluang untuk memanfaatkan platform itu pada banyak hal baik dan positif. Beri mereka pelatihan-pelatihan, baik memanfaatkan media sosial, mengedit video dan lainnya,” saran Marlin. (ski)

Exit mobile version