BATAMCENTER, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, mendampingi Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menghadiri peresmian revitalisasi Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam, Batamcenter, Minggu (15/9/2024) malam.
Peresmian ini disejalankan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kota Batam Tahun 1446 H/ 2024 M, dan pelantikan jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Batam, yang dihadiri lebih 10 ribu jemaah, dan tiga ribu anak yatim dan santri penghafal Alquran.
Acara yang dimulai pukul 17.30 Wib itu, diawali dengan kegiatan bertajuk “Indonesia Bahagiakan Santri”, dilanjutkan salat Maghrib berjemaah.
Turut hadir dalam peresmian, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, Bupati Karimun H Aunur Rafiq, unsur Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta para pejabat teras Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Adapun penceramah di acara tersebut adalah KH Lukmanul Hakim, pengasuh Pondok Masjid Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin Kalimantan Barat.
Atas nama Pemko Batam dan Wali Kota Batam HMR, Jefridin selaku ketua panitia, mengapresiasi dan berterima terima kasih kepada ribuan masyarakat yang hadir di acara ini.
“Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya, memberi sambutan.
Ia menyampaikan, peringatan Maulid Nabi SAW, menjadi momen untuk mempererat tali silahturahmi dan sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Peringatan ini memiliki makna mendalam, mengajak umat Islam untuk merenungkan ajaran-ajaran Islam, memperkuat iman, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.
“Mari Kita tingkatkan tali silahturahmi diantara sesama, tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT,” ucapnya.
Di kesempatan itu, ia juga menyampaikan Pemerintah Kota Batam secara resmi melakukan penggunaan kembali Masjid Agung Batam, yang telah dilakukan revitalisasi secara bertahap.
Selanjutnya Pemko Batam menurutnya akan terus membangun sarana infrastruktur lainnya secara bertahap untuk kesempurnaan Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.
“Sehingga Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam ini betul-betul menjadi masjid kebanggaan masyarakat Kota Batam khususnya dan masyarakat Kepulauan Riau umumnya, serta menjadi ikon religi yang akan didatangi wisatawan domestik maupun mancanegara,” harap Jefridin.
Terakhir Jefridin mengajak masyarakat untuk selalu memakmurkan masjid, dengan melaksanakan ibadah fardhu maupun sunnah.
Sekadar informasi, revitalisasi tersebut pertama kali dilakukan sejak 24 tahun Masjid Agung Kota Batam ini berdiri, dan akhirnya diserahkan sebagai aset Pemerintah Kota Batam. Diperesmiannya ini, masjid agung juga resmi diberi nama “Raja Hamidah”. (ski)
Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam Kian Megah, Jefridin: Ikon & Kebanggaan Kita
