DARI Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Bukhari Muslim)
Imam Syafi’i memberi komentar tentang berkata baik atau diam ini: “Hadis ini bermakna apabila seseorang hendak bicara, maka berpikirlah terlebih dulu. Apabila telah jelas bahwa ucapannya akan membawa kemaslahatan, maka berbicaralah. Dan, apabila telah jelas bahwa ucapannya akan membawa kemudharatan atau ia ragu, bahaya dan tidaknya, maka diamlah”.
Tentu ini benar sekali. Sebab apa jadinya bila ada seseorang bicara sembarangan di depan publik, semisal ghibah, tuduhan tanpa bukti, hingga merendahkan orang lain? Apalagi itu dilakukan seorang pemimpin.
Untuk itu, jika memang tidak mampu berkata baik dan berkualitas, maka lebih baik diam!
Dengan diam, risiko tergelincir menjadi semakin kecil. Rasulullah SAW menyebutkan, “Barang siapa yang diam, dia pasti selamat.” Disebutkan pula, “Diam itu kearifan, tetapi sangat sedikit orang yang melakukannya.”
Bagaimana dengan Anda? (ski)
