MANUSIA cenderung takut pada sesuatu yang belum diketahui dan lebih mudah menghubungkan rasa takut pada kelompok lain atau berbeda. Akibatnya berpotensi memperparah situasi.
Bahkan kata penulis Tinnekke Bebout, ketakutan akan hal yang tidak diketahui itu menjadi akar kebencian. Hal Itu lahir dari ketidaktahuan yang diberi asupan oleh mereka yang suka memecah belah (adu domba).
Akibatnya, menimbulkan fenomena yang memperparah situasi. Seperti melempar stigma atau asosiasi negatif terhadap seseorang, sekelompok, atau hal yang dianggap berbeda. Bahkan sudah pada tingkat memberi label, stereotip, didiskriminasi, hingga melecehkan.
Mau bebas dari ketakutan? Gunakan akal sehat. Mulailah berpikir logis dan rasional. Artinya, kalau memang tak tahu, akui saja tak tahu. Jangan sok tahu, apalagi sampai menjadikannya pijakan berpikir dalam mengambil keputusan.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
