MOTIVASI PAGI: Meraih Kemenangan

FOTO Ilustrasi: Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, menyerahkan Piala Juara Umum MTQ IX tingkat Provinsi Kepri kepada Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), di sela penutupan MTQ IX tingkat Provinsi Kepri, tadi malam. Kota Batam meraih juara umum dengan nilai total 151.

SELAIN kemampuan, strategi dan motivasi memagang peran penting dalam setiap kemenangan. Kalau tidak, tentu Julius Caesar, jenderal dan konsul Romawi pada tahun 47 SM, tak akan berkata “Veni, vidi, vici”.

Ungkapan bahasa latin yang bermakna “saya datang, saya lihat, saya menang”, itu ia tulis dalam suratnya kepada senat Romawi untuk menggambarkan kemenangannya atas Pharnaces II dari Pontus, dalam pertempuran Zela.

Strategi dan motivasi jua yang membuat Thariq bin Ziyad, panglima perang Bani Umayyah, berhasil menaklukkan Semenanjung Iberia pada 711-718 M. Wilayah itu kini menjadi lokasi negara-negara modern, termasuk Spanyol dan Portugal.

Strategi lelaki asal suku Barbar Nafzah, Afrika Utara yang oleh masyarakat Iberia disebut, Taric El Tuerto (Thariq Si Pemilik Satu Mata), saat menjungkalkan kekuasaan Raja Roderick, itu sungguh out of the box.

“Bakar kapalmu,” kata Thariq bin Ziyad saat berbicara dengan pasukan kecilnya setelah memasuki Spanyol melalui laut, tepatnya di sebelah bukit kecil yang kini disebut Gibraltar.

Gibraltar adalah derivasi Spanyol dari nama Arab Jabal Tariq, yang artinya “bukit Tariq”, diambil dari nama Thariq bin Ziyad.

Sehingga nama selat yang memisahkan antara benua Afrika dan Eropa kemudian dinamai Selat Gibraltar. (berasal dari Jabal Tariq.

Perintah itu langsung diikuti oleh pasukannya meskipun musuh dengan pasukan besar lawan siap menyerang mereka.

“Sekarang, musuh ada di depan Anda dan laut di belakang. Anda berjuang untuk tujuan-Nya (Allah). Entah Anda akan menang atau mati syahid. Tidak ada pilihan
ketiga. Semua cara melarikan diri telah dihancurkan,” ujarnya berapi-api sebelum pertempuran dimulai.

Hasilnya, 12 ribu pasukan yang ia pimpin, berhasil meraih kemenangan melawan Raja Roderick, yang memiliki 100 ribu pasukan. Bahkan raja kejam itu berhasil dikalahkan dan dibunuh pada 19 Juli 711 M di pertempuran Guadalete.

Dari kisah ini kita bisa memetik hikmah, bahwa tanpa strategi dan motivasi, sebuah visi atau keberhasilan hanya akan jadi ilusi.

Bagaimana menurut Anda?

Exit mobile version