SEIBEDUK, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) memimpin langsung Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Seibeduk, Sabtu (4/2/2023) malam.
Pada kesempatan itu, HMR turut menyerahkan sertifikat tanah untuk Masyarakat Kecamatan Seibeduk, dari Program Pendaftaran Tanah Sistemasi Lengkap (PTSL).
Musrenbang ini di awali dengan diskusi langsung masyarakat setempat dengan HMR. Satu persatu HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini, menampung masukan serta menjawab keluhan warga.
Selanjutnya HMR menyebutkan, pembangunan Batam kini terus dilakukan. Yang kini masih bergulir yakni peningkatan dan pembangunan infrastruktur, baik jalan utama hingga ke perumahan. “Seluruh jalan utama lima lajur semua,” imbuhnya.
Sementara itu untuk infrastruktur ke pemukiman, dicover melalui program inovatif Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK).
“Dengan Rp3,5 miliar di kelurahan, akan selamatkan pengembangan infrastruktur baik drainase, jalan hingga yang setapak di perumahan,” ucap dia.
Secara umum, suami Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina ini kembali menyebutkan, selain jalan, bandara, pelabuhan, kini telah ada pembangunan Data Center di Batam, tepatnya di Nongsa.
“Kita buat supaya orang (investor) yakin, Batam mendukung investasi. Ada data center, terminal dua akan berstandar internasional, setelah akan buka fligt langsung,” terangnya.
Sementara itu, Camat Seibeduk Dwiki Septiawan mengatakan, paket pembangunan terus bertambah saban tahun di Seibeduk.
Untuk realisasi paket Non PSPK pada 2021 sebanyak 95 paket, lalu pada 2022 sebanyak 102 paket, dan kini pada tahun 2023 meningkat lagi menjadi 120 paket pekerjaan.
Sementara itu, total paket PSPK dari 2016 hingga 2023 yakni 285 paket 34,7 miliar lebih. Dari total ini, realisasi PSPK tahun 2023 sebanyak 77 paket dengan nilai 9,8 miliar lebih.
“Alhamdulillah paket pekerjaan di Seibeduk meningkat, ini semua karena kebijakan Bapak walikota,” pungkasnya. (ski/mc)
