SEKUPANG, KataBatam- Pergantian tahun 2022 ke 2023 akan lebih elok jika dimaknai dengan tiga cara: perbanyak syukur, muhasabah (introspeksi diri), dan muatabah (membersihkan diri).
Demikian pesan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, saat mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menghadiri Zikir dan Istighosah, di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Sabtu (31/12/2022) pagi.
Berpakaian serba putih, Jefridin bersama masyarakat, tampak khusyuk bersalawat, zikir, dan berdoa dalam kegiatan yang digelar Kantor Kemenag Kota Batam itu.
Hingga tiba saat Jefridin memberi sambutan, ia sampaikan tiga pesan adiluhung yang perlu dilakukan sebagai bentuk perayaan terhadap pergantian tahun.
“Ketiga hal ini lebih utama ketimbang merayakan pergantian tahun dengan hal-hal bersifat mubazir seperti hura-hura dan lain sebagainya,” jelasnya.
Pertama, ingat Jefridin, dan paling penting adalah mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah kepada kita ummatnya.
Kedua, muhasabah (introspeksi diri). Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh seorang manusia selaku hamba-Nya beramal baik dan melanggar aturan Allah SWT.
“Kita wajib untuk mengadili, mengoreksi diri kita sendiri, dan selanjutnya nurani kitalah yang akan menghakimi diri kita sendiri,” jabarnya.
Ketiga, muatabah (membersihkan diri). Selama satu tahun ini berbagai peristiwa telah dialami. Entah pristiwa bahagia, menyedihkan, kehidupan atau kematian.
“Hal ini sangat penting dilakukan agar kita betul-betul mengaku atau menyatakan bahwa kita sebagai mahkluk-Nya yang serba terbatas, lemah dan lainnya,” pungkas suami Hj Hariyanti Jefridin ini, sambil ditutup ucapan: Selamat menyambut tahun baru 2023.(ski)
