News  

SERBA-SERBI MTQH: Lambaian Firmansyah Semangati Pawai Taaruf Kafilah Batam

TANJUNGPINANG, KataBatam- Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Batam yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, memberi semangat kepada Tim Kafilah Kota Batam, saat Pawai Taaruf Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) Ke-12, Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026) pagi.

Firmansyah yang duduk bersama kepala daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kepri, di panggung kehormatan, langsung berdiri dan melambaikan tangan saat melihat kafilah Kota Batam, melintas di hadapannya.

Lambaian ini, sontak dibalas lambaian serupa oleh para ofisial kafilah kota Batam yang saat itu kompak memakai baju Melayu warna ungu. Aksi ini membuat efek domino hingga ke peserta pawai.

Mereka tampak ikut semangat melihat Firmansyah yang hadir mewakili Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, berada di tengah-tengah mereka.

Ketua Kafilah Kota Batam yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam Yusfa Hendri, kepada KataBatam di Tanjungpinang, pagi tadi, menjelaskan bahwa total kafilah Batam 153 orang, ditambah pasukan Bahana Barelang Drum Corps (BBDC), sebanyak 80 orang.

“Total keseluruhan 233 orang yang ikut pawai,” ujarnya.

Dari pantaydi lapangan, Tim Kafilah Batam telah menyusun formasi khusus untuk mengikuti pawai dengan mengusung tema “Arak-Arakan Khataman Alquran”, yang kita memperkuat nuansa adat dan syariat Islam.

Tema utama yang diangkat adalah “Adat Berkhatam Alquran”, dengan filosofi “Jaga Adat Bersandikan Syara’ – Syara’ Bersendikan Kitabullah”.

Sementara tagline yang digunakan adalah, “Melayu Identitasku, Alquran Pedomanku”. “Tagline ini sekaligus menjadi semangat sekaligus identitas yang ingin ditonjolkan tim Kafilah Batam,” jelas Yusfa.

Penampilan ini dirancang untuk memperlihatkan perpaduan antara adat Melayu dan nilai-nilai keislaman, khususnya tradisi Khataman Alquran, yang menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Kepri.

Tampak di barisan pertama: dua orang pemegang spanduk dengan baju melayu lengkap warna ungu. Disusul barisan kedua, juga dua orang pemegang bunga manggar kiri/kanan mengapit satu orab pembawa replika nasi besar di tengah berbaju tudung manto.

Di barisan ketiga ada dua orang pemegang bunga manggar kiri/kanan, mengapit satu orang berkhatam dengan baju gamis membawa replika alquran. Sementara satu orang memayungi yang berkhatam dari belakang.

Di barisan keempat, ada empat orang penari kipas, disusul baris kelima tim colour guard dan pemain BBDC. Terakhir, barusan keenam adalah tim Kafilah Kota Batam.

Yang menarik, iring-iringan pawai kafilah Kota Batam, mendapat perhatian khalayak Tanjungpinang. Di sepanjang jalan yang dilalui, ramai sorak sorai penonton kagum. Apalagi dengan tampilnya pasukan BBDC yang membahana. Membuat bumi Tanjungpinang seolah bergetar.

Hingga berita ini diunggah, puk 09.30 acara masih berlangsung. (ski)

BACA JUGA:  Jefridin Pimpin Musrenbang Kecamatan Batuaji, 20 Prioritas Pembangunan Disepakati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *