SERAYA, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, banyak memberi solusi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Seraya, Kecamatan Batuampar, Minggu (14/1/2024).
“Bapak Ibu siapapun yang mewakili, silakan lapor Pak Camat, kita akan cari solusi apa yang harus dilakukan,” ujar HMR di Musrenbang yang digelar di Fasilitas Umum (Fasum) Sakura Garden, Seraya ini.
Mengenai rencana pembangunan, HMR memaparkan ada beberapa rencana yaitu pelebaran jalan sebanyak lima lajur, pembangunan tempat hiburan dan wisata masyarakat, serta pelabuhan Batuampar.
Sejalan dengan hal itu, HMR mengimbau masyarakat yang ingin membangun rumah atau bangunan lainnya, harus menyesuaikan dengan ROW (right of way) yang telah ditetapkan.
“ROW milik pemerintah pada daerah tersebut adalah sebesar 100 meter, maka jarak itu yang harus dipatuhi oleh masyarakat agar tidak melebihi ROW demi kelancaran pembangunan infrastruktur jalan,” tegasnya.
Dalam sesi diskusi, perwakilan RT 03/ RW 04 menyampaikan permasalahan terkait tebing longsor di Masjid Al Ikhlas, pada 27 Desember 2023 lalu, yang terletak di Komplek Sakurapermai.
“Mohon izin Bapak. Mohon bantuannya. Bisa atau tidak mengajukan pekerjaan penanggulangan longsor? Untuk tebing yang paling bawah aman, yang tidak aman di bagian atas mengenai masjid,” tanyanya.
Menanggapi hal tersebut, Jefridin menerima usulan untuk ditindaklanjuti oleh dinas terkait, agar segera menangani permasalahan tebing longsor tersebut.
“Terimakasih atas atensi semangat dan warga terhadap pembangunan baik infrastruktu hingga sumber daya manusianya,” tutup Jefridin.
𝐊𝐞𝐠𝐢𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐥𝐮𝐫𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠𝐬𝐞𝐫𝐚𝐲𝐚
Sebelumnya, Lurah Seraya Rasyid Hidayat Sagala, membuka dengan memaparkan profil singkat kelurahan, dengan luas wilayah, jumlah penduduk, jumlah pos pelayanan terpadu (posyandu), puskesmas pembantu (pustu), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Selanjutnya daftar enam realisasi kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK), dan empat kegiatan pelatihan di tahun 2023, serta beberapa usulan masyarakat lainnya.
Lurah juga menyampaikan keberhasilan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kelurahan Seraya, dengan jumlah penurunan yang signifikan, yaitu Tahun 2022 berjumlah 19 anak tengkes (stunting) dan pada Tahun 2023 jumlahnya menjadi 8 anak saja. (ski)






