News  

Yusfa Bersyukur, HUT Ke-52 Korpri Batam Kali ini Lebih Meriah dengan Ragam Kegiatan

Saksikan selengkapnya di kanal ini: https://www.youtube.com/live/QsSrg9BGcaQ?si=ErYkw6liiIqlvmDJ

ENGKUPUTRI, KataBatam– Ketua Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Batam Yusfa Hendri, resmi membuka lomba Pengucapan Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945, dan Panca Prasetya Korpri, di Aula Kantor Wali Kota Batam, Batamcenter, Rabu (22/11/2023).

Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Batam ini menjelaskan, lomba ini digelar sempena rangkaian hari ulang tahun ke-52 Korpri Tingkat Kota Batam.

Yusfa pun bersyukur di HUT kali ini, jajaran Korpri Kota Batam dapat melaksanakan berbagai kegiatan.

“Ada lomba olahraga, voli, futsal, bulutangkis, dan pingpong, hingga paduan suara. Juga lomba pengucapan UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri, yang kali ini kita gelar,” ucap Yusfa.

Tak hanya itu, Yusfa menginformasikan di hari Jumat (24/11/2023) besok, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan massal. Seperti senam sehat bersama, pemeriksaan dan pengobatan gratis, donor darah, serta kegiatan lainnya.

“Puncaknya nanti hari Rabu, tanggal 29 November 2023, kita akan melaksanakan upacara Korpri,” lanjut mantan Kepala Dinas Pariwisata ini.

𝗚𝗮𝘀 𝗣𝗼𝗹 𝗦𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗦𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗩𝗮𝗸𝘂𝗺 𝗔𝗸𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗖𝗼𝘃𝗶𝗱-𝟭𝟵
Yusfa, juga menjelaskan kenapa Korpri Kota Batam tahun ini banyak melaksanakan berbagai kegiatan. Sebab dua tahun terakhir, di saat pandemi, kegiatan Korpri yang melibatkan keramaian dan kerumunan sempat vakum.

“Meski saat pandemi kita tidak melaksanakan kegiatan seperti ini, tetapi kita tetap melakukan bakti sosial, seperti memberikan bantuan kepada sesama Korpri yang terpapar Covid-19,” jelas Yusfa.

Sedangkan di tahun sebelumnya, Korpri juga sempat melaksanakan pemberian paket Idul Fitri untuk seluruh anggota Korpri yang membayar iuaran di Kota Batam.

“Di tahun kemarin, juga ada pengadaan seragam Korpri. Jadi iuran dari Bapak/ibu, kami tetap kembalikan ke Bapak/ibu sekalian,” sambung Yusfa.

“𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗰𝗮𝗽𝗮𝗻” 𝗕𝘂𝗸𝗮𝗻 “𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮𝗮𝗻”, 𝗮𝗴𝗮𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗠𝗲𝗿𝗲𝘀𝗮𝗽
Menjawab pertanyaan soal diksi “pengucapan” dalam lomba Pengucapan Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945, dan Panca Prasetya Korpri, tak diganti “pembacaan” saja?

Yusfa menjelaskan, bahwa dalam “pengucapan” diharapkan peserta dapat hafal, meresapi, memahami, dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

“Kita tahu bersama, bahwa pembukaan UUD 1945 mengandung nilai- nilai ideologi, dasar negara, tujuan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

Menurut Yusfa, jika melihat sejarah, kita akan mengetahui bahwa para pendiri sudah memikirkan bagaimana bangsa ini ke depan.

“Jadi para pendiri sudah memikirkan dan memahami sejak awal, bentuk dan tujuan negara yang dibentuk atas keberagaman,” katanya lagi.

Yusfa menjelasakan, Tujuan bernegara secara jelas termaktub di dalam pembukaan UUD 1945, khususnya di alenia ke empat.

Kemudian daripada itu, untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan ketertiban dunia.

“Itu tujuan kita berbangsa dan bernegara, oleh karenanya Pembukaan UUD 1945 menjadi moral bagi seluruh PNS, khususnya seluruh anggota Korpri Kota Batam,” jelasnya.

Sementara itu, Panca Prasetya Korpri merupakan janji, sumpah seluruh anggota korpri untuk melaksanakan tanhgung jawab, melayani masyarakat dengan profesional, bersi, jujur, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kita semua tentunya merasa bangga, anggota Korpri Kota Batam adalah anggota yang andal. Betul-betul meningkatkan profesionalismenya karena mengacu kepada dua hal tadi,” tutupnya. (ski)

Exit mobile version