WALI KOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) berterimakasih atas dedikasi para kader Posyandu dan kader Kelurahan Siaga. Plus apresiasi atas semangatnya membantu penanganan pandemi sejak akhir 2019 lalu.
Hal ini mengemuka di acara Silaturrahmi Wali Kota Batam H Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, bersama Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Se-Kecamatan Seibeduk, yang diakhiri dengan penyerahan insentif untuk kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga.
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, tampak hadir dalam kegiatan yang digelar di Resto Jawa Melayu 2 Seibeduk, Senin (19/10/2021) pagi itu.
Tak lupa HMR mengajak para kader untuk tidak lengah dan tetap andil menyosialisasikan pencegahan pandemi.
“Mungkin ada yang merasa pandemi ini telah selesai, saya katakan belum, dan kita masih berjuang. Kuncinya protokol kesehatan wajib kita laksanakan, hingga Batam benar-benar terbebas dari pandemi ini,” ajaknya.
HMR memahami dirinya dan Wakil Wali Kota Amsakar Achmad bertanggungjawab melindungi masyarakat dari bahaya Covid-19.
Tidak hanya di sisi kesehatan, pandemi juga memukul sektor ekonomi. Semua, baik masyarakat, pemerintah maupun pelaku usaha merasakan dampak ini.
HMR kini menargetkan di awal 2022 Batam sudah kembali normal dan “tancap gas” memulihkan ekonomi.
“Untuk vaksinasi, yang belum ayo ikut vaksin. Dan yang sudah, ajak saudara, teman, ataupun tetangga untuk ikut vaksin. Kita tingkatkan ikhtiar, terapkan prokes dan sukseskan vaksinasi,” katanya.
Ia menyebutkan, insentif Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga dan insentif-insentif kelompok yang mengabdi untuk masyarakat tidak dipotong, karena pemberdayaan masyarakat harus tetap jalan dan kader merupakan pucuk dari gerakan pemberdayaan yang dimaksud.
“Selamat bekerja, salam untuk keluarga di rumah. Semoga kita semua sehat selalu,” harap HMR.
𝗧𝗶𝗮𝗽 𝗞𝗮𝗱𝗲𝗿 𝗗𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗥𝗽𝟯𝟬𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂
Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Hasyimah memaparkan, total kader posyandu dan kader kelurahan siaga penerima insentif se-Kota Batam berjumlah 3.768 orang.
Jumlah kader tersebut dapat dirinci, 3.640 kader posyandu dari 520 posyandu serta 128 kader kelurahan siaga pada seluruh kelurahan se-Kota Batam.
“Untuk kegiatan hari ini, dibagikan kepada 309 kader. Dengan rincian, 301 kader posyandu dan 8 kader kelurahan siaga,” kata Hasyimah.
Sementara itu, besaran insentif yang akan diterima oleh setiap kader yakni Rp 300 ribu perkader. Insentif ini dianggarkan melalui program (kegiatan) pemberdayaan masyarakat Dinsos PM Kota Batam.
“Perintah pimpinan (Wali Kota Batam), sepanjang Januari-Desember (walau pandemi) tak boleh dipotong sedikitpun,” ucap Hasyimah disambut tepuk tangan para kader. ***
Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦






