Sejalan dengan Program HMR, Peningkatan SDM dan Ekonomi Jadi Prioritas BAZNAS

BERBAGI: WALI KOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR) bersama Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Saidah Sakwan, dan Ketua DPRD kota Batam Nuryanto, meluncurkan platform mitraberbagi.com, dan Anugerah BAZNAS Batam Award 2022 di sela acara puncak HUT Ke-22 BAZNAS Kota Batam, di Ballroom C Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Selasa (14/2/2023) pagi.

BENGKONG, KataBatam- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), khususnya di Kota Batam, hadir untuk menciptakan simpul simpul kesejahteraan baru.

Hal ini disampaikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Saidah Sakwan, di sela menghadiri acara puncak HUT Ke-22 BAZNAS Kota Batam, di Ballroom C Golden Prawn, Bengkong, Kota Batam, Selasa (14/2/2023) pagi.

Hal yang disampaikan Sudah tersebut, seiring dengan program pembangunan Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), yang masif membangun untuk menumbuhkan ekonomi, dan meningkatan mutu SDM.

“Dana zakat yang kita kelola harus bisa mencipta muzakki (pembayar zakat) baru. Bukan hanya memelihara mustahik (penerima zakat),” jelasnya, disambut tepuk tangan.

Acara yang juga dihadiri Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, dan para pimpinan daerah lainnya ini disejalankan dengan pelantikan 11 Duta BAZNAS Kota Batam.

BACA JUGA:  Serap Semangat & Cita-cita Pendahulu, BP Batam Kunjungi & Santuni Para Pensiunan

Selanjutnya dilakukan peluncuran platform mitraberbagi.com, dan Anugerah BAZNAS Batam Award 2022.

Selain menciptakan simpul-simpul kesejahteraan baru, Saidah juga mengharap agar BAZNAS Kota Batam dapat membantu menciptakan atau merawat sumber daya manusia berkualitas. Khususnya sedari anak-anak. Karena masa depan Batam ditentukan SDM yang berkualitas.

Sebab, betapa banyak anak Batam yang tak berani bercita-cita, hanya karena merasa dari kalangan mustadh’afin (orang-orang lemah) dan mustahik (penerima zakat).

“Mereka ini bermimpi saja tak berani. Maka itu, dana zakat harus menjadi pemungkin bagi yang tidak mungkin,” jelasnya.

Untuk para petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ikut hadir, Saidah mengajak untuk wujudkan bersama impian anak-anak Batam dan masyarakat semua.

BACA JUGA:  Jefridin Buka Lomba Masak Menu B2SA: Dari Gonggong & Sagu Tercipta Oleh-oleh Khas

Khusus UPZ Masjid, harus bisa mengelola dana zakat untuk menciptakan masjid menjadi simbol kesejahteraan baru.

Nantinya kalau orang butuh modal, larinya bukan ke rentenir, tapi ke masjid. Karena fungsi masjid untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru,” terangnya.

“Batam sehat,Batam cerdas, dan Batam kuat kita (BAZNAS) topang bersama. Inilah yang disebut berkah berzakat,” ujarnya.

𝗣𝘂𝗷𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗔𝗭𝗡𝗔𝗦 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺

Saidah pun memuji melihat perkembangan BAZNAS Kota Batam saat ini. “Sebuah kebanggaan bagi BAZNAS RI, bahwa kehadiran BAZNAS Kota Batam bisa diterima. Indikasinya kehadiran bapak ibu di forum ini,” ujarnya, diiringi tepuk tangan hadirin.

Dia kemudian menjelaskan bahwa BAZNAS adalah lembaga pemerintah non struktural yang ditugaskan oleh negara untuk mengurus tata kelola zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.

BACA JUGA:  I N S I G H T

Badan ini dibentuk oleh pemerintah kurang lebih 21 tahun lalu lewat Keputusan Presiden No. 8 Tahun 2001. Ini adalah lembaga formal pengurus zakat pertama yang diakui negara.

“BAZNAS bukan ormas (organisasi masyarakat), bukan juga LSM (lembaga swadaya masyarakat). BAZNAS Kota Batam menjadi organ Wali Kota Batam untuk mengelola zakat,” terangnya.

Sebab, terang Saidah, mengumpulkan zakat dari masyarakat harus dilegalisasi kepala daerah. Itulah sebabnya pengurus BAZNAS Kota Batam mendapat SK dari wali kota.(ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *