News  

Jefridin Jadikan Apa yang Dirintis Nong Isa Sebagai Fondasi Membangun Kota Batam

NONGSA, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, memandang peristiwa pelimpahan wewenang kepada Raja Isa atau Nong Isa oleh Kerajaan Riau-Lingga untuk membangun Batam 194 tahun yang lalu, fondasi membangun Batam masa kini.

Hal ini dia sampaikan usai ziarah makam zuriat Nong Isa, di Nongsapantai, Kelurahan Sambau, Rabu (13/12/2023) pukul 10.00. Acara ini merupakan rangkaian Hari Jadi Batam Ke-194 2023 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Agenda rutin HJB ini, dihadiri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kota Batam.

Sedangkan Jefridin, dampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin.

BACA JUGA:  Karena Wisata Tak Lengkap tanpa Kopi...

“Ini merupakan bentuk kita mengenang, mengingat dan menghargai sejarah. Dengan sejarahl-ah menjadi fondasi kita untuk dapat mewujudkan pembangunan Batam, seperti yang ada saat ini,” katanya.

Adapun momentum historis yang menjadi titik tolak penetapan Hari Jadi Batam ialah bertitik tolak dari peristiwa pelimpahan wewenang kepada Raja Isa atau Nong Isa oleh Kerajaan Riau-Lingga.

Awal abad ke-19 dibuka wilayah baru di Nongsa oleh Raja Isa bersama rombongan keluarga kerajaan dari pusat kerajaan Riau-Lingga, fengan Raja Isa sebagai wakil kerajaan, pada 22 Jumadil akhir 1245 hijrah, atau bertepatan dengan 18 Desember 1829 Masehi.

Maka ditetapkanlah Hari Jadi Batam diperingati setiap tanggal 18 Desember. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 4 Tahun 2009.

BACA JUGA:  Jefridin Apresiasi PPID & PBNN dalam Maksimalkan Pelayanan Informasi Publik

“Ini perlu diketahui bagaimana sejarah Batam dengan pemerintahan dan pembangunan kita yang saat ini. Agar generasi penerus juga tahu dan dapat melestarikan sejarah Hari Jadi Batam,” ujarnya.

Jefridin berpesan kepada generasi masa depan untuk merenungkan kembali, mengingatkan betapa panjangnya jalan yang sudah dilalui oleh Batam.

Ia berharap ziarah kepada Nong Isa ini dapat menjadi budaya dan penyemangat pemuda untuk nantinya dapat melanjutkan visi Batam, sebagai bandar dunia madani yang modern dan sejahtera serta bermuara pada kesejahteraaan masyarakat. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *