ISRA DAN MIKRAJ adalah peristiwa luar biasa yang merupakan mukjizat Rasulullah Muhammad SAW.
Tidak dapat dipungkiri bahwa peristiwa ini menjadi gagasan dan inspirasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan hari ini, seperti bidang kedokteran dalam hal pembedahan dada Rasulullah.
Demikian juga perjalanan Rasulullah dengan Buraq yang bermakna cepat bagai kilat telah menjadi gagasan manusia modern dalam mengembangkan alat transportasi cepat.
Alquran telah menginformasikan jika ingin menjelajah penjuru langit dan bumi harus menggunakan kekuatan atau “power” yang dalam bahasa Alquran disebut “sulthan”, sebagaimana firman Allah dalam surah Ar Rahman ayat 33.
Ir Syahirul Alim MSc dosen Teknik Nuklir UGM pernah menjelaskan bahwa sulthan sebagai kekuatan besar yang terarah dan terorganisir di dalamnya tercakup ilmu pengetahuan, kekuasaan dan organisasi, misalnya sebagai ilustrasi perjalanan pesawat antariksa Apolo 11 yang mendarat di bulan pada 16 Juli 1969.
Apolo 11 dibuat melibatkan 300.000 orang dan 20.000 pabrik. Roket pengangkat Apolo ini bernama Saturnus V bertingkat tiga boster besar, memiliki 91 mesin dengan 8 juta onderdil kerja.
Inilah, yang dimaksud sulthan yang menurut sebagian ahli tafsir adalah ilmu pengetahuan. Sebab, mustahil pekerjaan besar ini dapat dikerjakan tanpa kekuatan besar yang terorganisir.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
> disarikan dari tulisan: Ir Faizal Adriansyah MSi, Penasihat IAGI Aceh, Kepala Puslatbang KHAN LAN RI






