News  

Kisah Cinta HMR ke Masjid Penyengat: Ubah Jadwal pun Jadi, Demi Bisa Salat Berjemaah

TANJUNGPINANG, KataBatam- Masjid Raya Sultan Riau merupakan salah satu peninggalan sejarah Kesultanan Riau Lingga yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Tak heran masjid yang terletak di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang itu kerap dikunjungi baik untuk wisata maupun ziarah.

Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) pun tak jarang menyempatkan diri salat di masjid bernuansa kuning-hijau tersebut.

Dalam beberapa kali agenda kegiatan di Kota Tanjungpinang, ia kerap berkunjung ke masjid yang memiliki 13 kubah dan 4 menara ini.

Misal belum lama ini, usai ada kegiatan ke Tanjungpinang, kapal yang membawanya bersama rombongan diperintahkan berbelok ke Pulau Penyengat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Telagapunggur, Batam.

Bisanya di masjid peninggalan Sultan Abdurrahman ini, HMR bersama rombongan melaksanakan salat berjemaah. Adakalanya salat Maghrib berjemaah. Setelahnya tak langsung pulang, mesih nunggu untuk salat Isya berjamaah.

“Alhamdulillah kita sempat salat lagi di sini. Setiap ada kesempatan ke Tanjungpinang dan waktunya cukup, saya selalu upayakan untuk singgah dan salat di Masjid Penyengat ini,” tuturnya.

Pria kelahiran Tanjungpinang itu pun tak sungkan memajukan jam perjalanan agar punya kesempatan untuk salat berjemaah di masjid yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tersebut.

Seperti hari itu, saat ia bersama jajarannya akan menghadiri sebuah pelantikan di Tanjungpinang.

Acara dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Namun HMR memutuskan berangkat dari Batam kurang dari pukul 11.00, demi bisa tiba di Pulau Penyengat menjelang zuhur tiba.

“Tadi sengaja berangkat cepat supaya bisa terkejar waktu zuhur. Jadi sambil menunggu acara bisa salat zuhur dan makan siang dulu,” ujarnya. (ski)

BACA JUGA:  Pernah jadi Guru, Jefridin Jalin Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *