Bahasa Cinta Bunda Marlin Mengalun Menggetarkan, Bertahta di Hati Anak-anak (๐˜’๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฎ ๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜‰๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข ๐˜”๐˜ข๐˜ณ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ)

SANGAT tersentuh hati kita saat membaca dan melihat perhatian Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam Hj Marlin Agustina, fokus untuk memperkuat PAUD, baik dari sisi peran dan kompetensi guru juga pada anak didik.

“Sebab kebiasaan, karakter, dan pencapaian seseorang berasal dari kebiasaan yang dipelajarinya saat kecil,” ujar Marlin.

Kehangatan cinta dari adanya perhatian dari orangtua menjadi kebutuhan mutlak. Mereka butuh bahasa cinta sejak di usia dini.

Munculnya kenakalan di usia anak sebaiknya menjadi bahan telaah bagi kalangan orangtua. Sebab, lepasnya kontrol komunikasi keluarga bisa membuat jiwa anak merasa kosong. Mereka membutuhkan bahasa cinta yang terus ada dalam dirinya.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Perempuan Inspiratif

Bukan sekadar bahasa yang diungkapkan sepotong-sepotong. Tapi bahasa cinta yang utuh, mengalir secara ihlas di setiap detak kehidupannya.

Cinta adalah bahasa yang paling universal dalam pengasuhan dan pendidikan anak-anak. Sebab cinta merupakan amunisi jiwa yang sangat dahsyat. Atas nama cinta, banyak orang tua yang rela berkorban demi kemuliaan hidup anak-anaknya.

Cinta dalam perspektif psikologi, diidentifikasikan sebagai energi kehidupan positif yang bersifat afektif (emosi). Energi cinta akan membawa seseorang pada perilaku yang positip. Karena dalam cinta terkandung unsur-unsur positif. Seperti keikhlasan, kesabaran, kasih sayang, ketabahan, kejujuran, kepercayaan dan kesunguh-sungguhan.

Memang, Marlin sengaja melakukan kunjungan-kunjungan ke satuan pendidikan. Selain memperkuat silaturahmi, kunjungan itu juga dalam rangka berkoordinasi tentang berbagai program ke depan.

BACA JUGA:  Di Karimun Marlin Sapa SMAN 1, Hadiri Musda BPD Se-Indonesia, & Hibah Ambulans

โ€œKita terus membangun sinergi untuk pendidikan anak usia dini,โ€ kata Istri Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR) tersebut. Kehadiran Bunda Marlin menjadi energi positif dalam memberikan bahasa cinta kepada anak-anak.

Lihatlah, bagaimana Bunda Marlin sangat larut dalam berinteraksi dengan anak-anak. Bahkan ia ikut bermain dengan melempar pertanyaan.

โ€œTentu kita ingin generasi Kepulauan Riau, tak hanya cerdas, sehat dan pintar, tapi dengan karakter kuat dan berakhlak mulia,โ€ kata Marlin. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *