DOMPAK, KataBatam- Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, berterima kasih atas dukungan DPRD Kepri. Sehingga banyak capaian pemerintah daerah terealisasi di atas target.
“Capaian-capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari bentuk dukungan dari DPRD Kepri yang secara operasional dilaksanakan oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah,” kata Wagub Marlin dalam rapat paripurna di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (21/3/2023).
Paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono dan T Afrizal Dahlan. Tampak juga sejumlah anggota DPRD Kepri dan Sekwan Kepri Martin L Maromon serta sejumlah Kepala OPD.
Di DPRD Kepri, Marlin membacakan Laporan Keterangan Pertaanggunjawaban (LKPj) Kepala Daerah Kepri Tahun 2022.
Penyampaian LKPj ini merupakan kewajiban konstitusional sesuai dengan Undang-undang Nomor 23, Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah terutama pasal 71 ayat 2.
Ketua TP PKK Kota Batam ini menyampaikan, bahwa LKPj Tahun Anggaran 2022 ini memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
LKPj disusun berdasarkan RKPD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022, dimana RKPD Tahun 2022 disusun pada saat transisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016-2021 belum ditetapkan.
Sehingga, terdapat beberapa indikator kegiatan dan indikator sub kegiatan perangkat daerah yang tercantum dalam APBD dan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 kurang selaras dengan dokumen Renstra Tahun 2021-2026.
Sedangkan penyusunan LKPj berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Oleh karena itu, kata Marlin, pada kesempatan penyampaian nota pengantar LKPj ini, pihaknya menjelaskan secara umum tentang muatan-muatan di dalamnya. Sedangkan penjelasan secara lebih lengkap dan rinci tercantum dalam buku dokumen LKPj.
𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗲𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝟭𝟬𝟳,𝟱 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻
Dalam pidatonya, Ketua PIKORI BP Batam ini menyampaikan secara umum realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022. Walaupun informasi realisasi APBD masih bersifat tentatif karena saat ini masih dalam proses audit komprehensif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kata Marlin, pendapatan dianggarkan sebesar Rp3,644 triliun, lebih dengan realisasi mencapai Rp3,918 triliun lebih, atau mencapai 107,5 persen dari target yang ditetapkan.
Pendapatan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,444 triliun lebih, dan dapat terealisasikan sebesar Rp1,675 triliun lebih, atau mencapai 116 persen dari target.
Untuk Dana Perimbangan, kata Marlin, yang ditargetkan sebesar Rp. 2,198 triliun lebih, dapat terealisasikan sebesar Rp2,241 triliun lebih, atau mencapai 101,92 persen dari target.
Perempuan kelahiran Karimun ini menambahkan lagi, untuk pendapatan dari Lain lain Pendapatan yang Sah, ditargetkan sebesar Rp1,256 miliar lebih, dan dapat direalisasikan 100 persen sesuai dengan target.
𝗥𝗣𝗝𝗠𝗗 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗞𝗲𝗽𝗿𝗶 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟭-𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗗𝗶𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮𝗸𝗮𝗻 𝟲𝟭 𝗜𝗻𝗱𝗶𝗸𝗮𝘁𝗼𝗿
Menurut Marlin, sempena penyelenggaraan tugas pemerintahan daerah, pencapaian tujuan dan sasaran di dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2021-2026, diukur menggunakan 61 indikator, yang terdiri dari 9 indikator tujuan, dan 52 indikator sasaran.
Dari sejumlah 61 indikator tersebut, yang telah diketahui datanya sebanyak 60 indikator yang terdiri dari 9 indikator tujuan, dan 51 indikator sasaran, dengan rata-rata persentase capaian target sebesar 115,15 persen.
Sebanyak 60 indikator telah diketahui kinerjanya dengan perincian sebanyak 53 indikator kategori sangat tinggi, 5 (Lima) indikator kategori tinggi, 1 (Satu) indikator kategori rendah , dan 2 (Dua) indikator kategori sangat rendah.(ski)
