BP Batam Gelar Raker Kebijakan Strategis untuk Future Development Batam 2025-2029

BATAMCENTER, KataBatam- Badan Pengusahaan (BP) Batam, menggelar Rapat Kerja (Raker) Anggota Bidang Kebijakan Strategis, pada Jumat (15/12/2023), diikuti pejabat tingkat II, III, dan IV terkait, di lingkungan BP Batam.

Acara digelar guna mewujudkan pengembangan kawasan strategis ekonomi melalui perencanaan yang berkualitas.

Seluruh anggota bidang hadir dan memaparkan review pelaksanaan rencana kerja tahun anggaran 2023, pembahasan rencana strategis (renstra) 2025-2029 dan isu strategis di masing-masing Kedeputian.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh Suharto Pranoto menuturkan kegiatan digelar didasari oleh perlunya BP Batam untuk berorientasi pikir dan kerja pada penguatan daya saing dan peningkatan kualitas (efisiensi) layanan dan investasi di KPBPB Batam.

โ€œTujuan utama raker ada tiga, yaitu 1. Evaluasi renstra dan review kinerja 2021-2025. 2. Penyiapan renstra 2025-2029 dan 3. pembahasan isu strategis dalam pengembangan future development Batam.โ€ Kata Enoh.

Enoh menjelaskan dalam paparannya bahwa tema pengembangan Batam ke depan yang diajukan adalah bagaimana Batam menjadi Kawasan Strategis Ekonomi dengan sektor dan kawasan strategis bernilai tinggi didukung dengan infrastruktur andal.

BACA JUGA:  INSPIRASI IDULFITRI: Bersama & Bersatu

Di mana, saat ini terus berprogres inovasi infrastruktur sebagaimana harapan Kepala BP Batam H Muhammad Rudi (HMR).

โ€œTarget pengembangannya adalah Batam sebagai Hub Logistik Internasional, Industri Kedirgantaraan, Industri Light and Valuable, Industri Digital dan Kreatif, International Trade and Finance Center, serta Integrated Health Tourism melalui KEK Kesehatan,” terang Enoh.

๐—ฃ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด-๐—บ๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—”๐—ป๐—ด๐—ด๐—ผ๐˜๐—ฎ ๐—•๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป๐—ด

Sementara itu, masing-masing Anggota Bidang turut memberikan paparannya. Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, menyoroti evaluasi terhadap penyerapan realiasi anggaran, pelaporan kinerja dan masukan terkait perencanaan kajian kerja sama yang efektif.

Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, menyampaikan empat kebijakan besar terkait pembangunan infrastruktur, pengelolaan pertanahan berkelanjutan, pelayanan perizinan dan pengamanan asset hingga pengembangan kawasan baru.

BACA JUGA:  HMR Bangga, BP Batam Sukses Tingkatkan Investasi Asing & Dalam Negeri

โ€œIni kesempatan baik kita evaluasi empat tahun renstra kita dan menyiapkan renstra ke depan. Capaian Pembangunan Infrastruktur tahun 2023 tertinggi sepanjang empat tahun terakhir yakni 96 persen. Meskipun tidak sempurna 100 persen, tapi ini tertinggi sejak 2020,โ€ kata Sudirman Saad.

โ€œKebijakan Pelayanan Perizinan, kita telah simplifikasi, kecepatan waktu dan biaya yang ringan. Kita juga Bersiap dengan pengembangan kawasan strategis baru yakni Rempang Eco-City,โ€ imbuh Sudirman.

๐—ช๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ผ๐—ฟ๐—ผ๐—ป๐—ด ๐—•๐—จ ๐—ฅ๐˜‚๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ฆ๐—ฎ๐—ธ๐—ถ๐˜ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—˜๐—ž ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป & ๐——๐—ถ๐—ด๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น

Tak kalah, Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam turut menyampaikan paparannya. Ia yang membawahi mayoritas Badan Usaha ini mengatakan, bahwa Kedeputiannya adalah tulang punggung BP Batam.

Mulai dari BU Pelabuhan, BU Fasilitas dan Lingkungan, BU Rumah Sakit, BU SPAM hingga Logistik Aerocity.

Dirinya mengaku bahwa pendapatan PNBP di bawah bidang pengusahan surplus pada tahun ini, melalui performa Badan Usaha Pelabuhan dan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan hingga Logistik Aerocity.

BACA JUGA:  Batu Pertama Diletakkan, Pembangunan Rumah Contoh untuk Warga Rempang Dimulai

Namun, ia juga memberikan dorongan bagi Badan Usaha Rumah Sakit untuk dapat segara mengembangkan diri menjadi KEK Kesehatan dan Digital, hingga yang sangat penting menurutnya adalah up-grading sistem pengelolaan air minum.

KEK Kesehatan berbasis digital ini akan kita kejar, termasuk bagaimana revitalisasi Asrama Haji, Fasilitas Aset dan Lingkungan, di mana Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah (IPAL) dan sewerage system ini akan didorong.

“Kemudian yang tak kalah penting adalah sistem pengelolaan air minum. Sistem canggihnya, ini yang harus kita kejar, kita provide, untuk pelayanan yang lebih baik,” pungkas Wan Darussalam.

Kegiatan di Convention Hall Harris Barelang ini, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab pembahasan strategis untuk mendukung sinergitas dan terlaksananya Kinerja BP Batam 2025 โ€“ 2029, masukan pengembangan future project dan renstra BP Batam. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *