DALAM Keseharian, peran Hj Marlin Agustina adalah Wakil Gubernur Kepulauan Riau. Namun hal itu tak membuatnya lupa akan akhlak.
Salah satunya tampak saat wakil gubernur perempuan pertama di Kepri ini bersilaturahmi dengan Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, MA., di kediamannya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/3/2021).
KH Asep Saifuddin Chalim adalah salah satu sosok Kiai NU nan kharismatik. Ia adalah pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah, baik di Surabaya maupun Amanatul Ummah Pacet, Jawa Timur yang fenomenal itu.
Saat bercengkrama, Marlin tampak duduk di lantai, sementara KH Asep duduk di kursi. Sikap Marlin ini selain untuk menghormati seorang ulama, juga sebagai adab kepada orang yang lebih tua.
Marlin rupanya masih memegang pesan kedua orang tuanya, bahwa akhlak lebih utama dibanding ilmu (jabatan/status sosial).
Percuma banyak ilmu kalau tak punya akhlak, dan akhlak inilah yang selalu ia tunjukkan sebagai teladan dimanapun dan kepada siapa pun. Nilai-nilai inilah yang bikin kita merinding.
๐๐ฑ๐ฎ๐ฏ & ๐๐ธ๐ต๐น๐ฎ๐ธ ๐ฆ๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐น๐๐บ ๐๐น๐บ๐
Mendahulukan adab atau akhlak dari ilmu ini juga pernah disampaikan Imam Darul Hijrah, Imam Malik rahimahullah yang pernah berkata pada seorang pemuda Quraisy,
โPelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.โ
Kenapa para ulama berpesan untuk mendahulukan mempelajari adab? Sebagaimana Yusuf bin Al Husain berkata,
โDengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.โ
Bahkan adab butuh waktu lebih banyak untuk dipelajari dibandingkan ilmu. Ibnul Mubarok berkata,
โKami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.โ ***






