News  

Embun Pagi HMR

KONFLIK tidak akan dapat dihindarkan dalam organisasi. Adakalanya, dapat membuat organisasi lebih kuat atau bahkan hancur. Semua tergantung bagaimana cara pemimpin dalam menanganinya.

Ada beberapa gaya pemimpin menangani konflik. Di antaranya, The Dominating Style (my way), The Avoiding Style (no way), The Compromising Style (half way), The Accommodating Style (your way), dan The Collaborating Style (our way).

Apapun rumusnya, seorang pemimpin harus menjadi pereda konflik. Ibarat ikan di samudera luas, tak ikut asin meski hidup di dalamnya laut.

Lihatlah Gandhi, dia tetap jadi juru damai di tengah konflik rakyatnya. Meski semua ini harus dia tebus dengan nyawa.

“Yang penting, ke depan jangan terpecah. Nanti ada Perwara 1 Perwara 2 dan sebagainya. Saya berharap Ketua Perwara mampu mengakomidir permasalahan yang timbul dan mengedepankan musyawarah,” ujar Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, saat pelantikan pengurus Perkumpulan Pembawa Acara (Perwara), di Mega Mall, Sabtu (13/3/2021) malam. ***

BACA JUGA:  Begini Aturan Pelaksanaan Salat Iduladha & Qurban di Tengah PPKM Darurat Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *