I N S I G H T

PADA TANGGAL 14 Agustus ini, Gerakan Pramuka genap berusia 60 tahun. Seperti makna filosofis simbolnya, tunas kelapa, gerakan kepanduan ini tak lekang zaman dan selalu membawa manfaat.

Lambang yang diciptakan tokoh Pramuka, Soenardjo Atmodipoerwo, yang kala itu menjabat sebagai pegawai tinggi Departemen Pertanian ini, punya beberapa makna. Di antaranya: 

Kelapa atau tunas kelapa dapat tumbuh di berbagai medan, berarti Pramuka merupakan orang dan organisasi yang bisa beradaptasi dengan kondisi apapun.

Semangat ini sangat baik ditarik dalam menyikapi suasana pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus cepat beradaptasi, namun jangan menyerah. Seperti tunas kelapa, kita akan tumbuh dan menjulang ke langit. 

Sebagaimana dikatakan Bapak Pandu Sedunia Robert Stephenson Smyth Baden Powell, atau dikenal dengan nama Baden Powell, sebagai pendiri Gerakan Kepanduan.

BACA JUGA:  Tari Zikir Barat Pukau Jefridin & Masyarakat di Pembukaan MTQH Belakangpadang

“Seorang Pramuka tidak pernah terkejut; dia tahu apa yang harus dilakukan ketika sesuatu yang tak terduga terjadi.”

Itulah kenapa, “Seorang Pramuka tersenyum dan bersiul dalam semua keadaan.”

Selamat hari Pramuka. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *