I N S I G H T

PAHLAWAN PENDIDIKAN kita, Ki Hajar Dewantara, pernah menggagas model pendidikan yang lebih manusiawi. Ia mengajarkan pendidikan sebagai cara agar manusia mandiri, cerdas dan berwawasan luas.

Konsep Ki Hajar ini, sebenarnya sebagai protes pada pendidikan ala Belanda yang menerapkan sistem “perintah, hukuman dan keteraturan”.

Pendidikan model begini, menurutnya, hanya akan membentuk generasi muda tak mandiri. Bahkan menekan kreativitas.

Karena itulah, Ki Hajar menamakan sekolahnya degan “Taman Siswa”, bukan “Sekolah Siswa”.

Taman, adalah tempat manusia menghirup segarnya udara, bebas, lapang tanpa tersekat dinding. Taman juga menjadi tempat menikmati aneka ragam bunga dan mahluk lain dengan tenang.

Sekian lama pola pendidikan kita seperti ini, berinteraksi, membentuk jati diri dan mengasah insting mandiri (wirausaha). Sekarang? Mestinya harus lebih maju. ***

BACA JUGA:  Jefridin Serahkan Piala Turnamen Futsal PK NTT Cup 2023: Semarak Penuh Persaudaraan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *