DALAM hidup mungkin kita bertemu pemimpin atau bos yang sangat beracun (toxic).Sukanya merusak nama bawahan agar dirinya tampak bersih.
Ciri utama toxic leadership ini suka manipulatif, bahkan sangat bahagia jika merasa berhasil membully bawahan sendiri.Misal dengan merendahkan, mempermalukan, atau menjelek-jelekkan di depan orang lain.
Menghadapi manusia beracun semacam ini agak sulit.Sebab melekat pada pekerjaan. Terlebih ia adalah atasan sendiri yang merasa punya privilege bahwa: pemimpin tak pernah salah.
Cara yang bisa dilakukan hanyalah fokus pada pekerjaan.Berbuat sebaik mungkin.Serta sebisa mungkin hindarilah bertemu orang semacam ini.
Kepada pemimpin toxic, ingatlah pesan Buya Hamka ini:
“Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak kepada pemiliknya dan jangan berlaku zalim di atasnya. Berani menegakkan keadilan, walau mengenai diri sendiri, adalah puncak segala keberanian.”
Bagaimana menurut Anda? (ski)






