INSPIRASI PAGI: Menghadapi Pemimpin yang Suka Menjelek-jelekkan

DALAM hidup mungkin kita bertemu pemimpin atau bos yang sangat beracun (toxic).Sukanya merusak nama bawahan agar dirinya tampak bersih.

Ciri utama toxic leadership ini suka manipulatif, bahkan sangat bahagia jika merasa berhasil membully bawahan sendiri.Misal dengan merendahkan, mempermalukan, atau menjelek-jelekkan di depan orang lain.

Menghadapi manusia beracun semacam ini agak sulit.Sebab melekat pada pekerjaan. Terlebih ia adalah atasan sendiri yang merasa punya privilege bahwa: pemimpin tak pernah salah.

Cara yang bisa dilakukan hanyalah fokus pada pekerjaan.Berbuat sebaik mungkin.Serta sebisa mungkin hindarilah bertemu orang semacam ini.

Kepada pemimpin toxic, ingatlah pesan Buya Hamka ini:

“Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembalikan hak kepada pemiliknya dan jangan berlaku zalim di atasnya. Berani menegakkan keadilan, walau mengenai diri sendiri, adalah puncak segala keberanian.”

BACA JUGA:  Tim Disperindag Turun ke Pasar Tradisional, Edukasi Pedagang tentang Pembayaran Digital

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *