CINTA itu laksana lembah dalam nan misteri, begitulah jua pernikahan. Ia jua laksana melaut di atas samudera penuh gelombang. Jika bijak maka akan mengantar ke tepian.
Sebab, pernikahan itu bukan hanya menyatukan dua insan, melainkan menyatukan dua keluarga.
Yakinlah, tak ada kebahagiaan tertinggi dalam hidup ini kecuali kebahagiaan pernikahan. Namun tidak ada pernikahan yang paling bahagia tanpa pengorbanan yang tiada henti.
Itulah mengapa pernikahan mengandung kompromi dan toleransi seumur hidup. Sehingga riak malam nan damai, tawa ceria di siang hari akan menjadi kebahagiaan yang tiada tara tatkala semua ada dalam pernikahan.
Maka beruntunglah yang tetap bertahan dan menjadikan cinta hanya ujian dan kesabaran sebagai penjaganya.
Bagaimana menurut Anda?






