INSPIRASI PAGI: Ragam Kecerdasan

“SETIAP orang adalah jenius. Tetapi jika kamu menilai seekor ikan dari kemampuannya memanjat pohon, ia akan menjalani seluruh hidupnya dengan meyakini bahwa dirinya bodoh.”

Analogi yang sering dikaitkan dengan Albert Einstein ini, menjelaskan gambaran sederhana tentang struktur kecerdasan manusia yang sebenarnya banyak ragamnya. 

Contoh, ada kecerdasan praktis (practical intelligent), yakni kemampuan seseorang untuk menerapkan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan secara efektif guna menyelesaikan masalah nyata, beradaptasi dengan tuntutan lingkungan, serta memanfaatkan peluang dalam kehidupan sehari-hari.

Ada lagi kecerdasan analitik, yaitu kemampuan untuk menyerap informasi, menyimpannya dalam memori, mengolahnya, menggabungkannya dengan informasi lain. Ada juga bentuk kecerdasan lain, yaitu kecerdasan kreatif. Ini biasa kita kenal dari berbagai kreativitas seni, atau menghasilkan hal-hal baru.

“Masyarakat umum sering kali hanya mengenal satu jenis kecerdasan. Yaitu kecerdasan analitik tadi, atau sering juga disebut kecerdasan akademik. Orang cerdas atau orang pintar diartikan orang yang secara cerdas akademik. Di luar itu tidak dianggap cerdas,” ulas penulis buku-buku keren, Doktor Hasanuddin Abdurrakhman.

Itulah pentingnya memahami tentang macam-macam kecerdasan, supaya tidak salah ukur, seperti kutipan di atas tadi. Setidaknya membuat kita tahu diri, di mana keunggulan dan kekurangan kita.

Lebih penting lagi, jangan membandingkan diri kita, apalagi merasa lebih hebat dari orang lain. Sebab hanya akan terlihat konyol. Bahkan rendah diri.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  INSPIRASI RAMADAN: Bulan Kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *