News  

INSPIRASI RAMADAN: Lemah Lembut

DALAM Alquran terdapat lafal “Walyatalattaff” yang terletak di Surat Al Kahfi ayat 19. Arti lafal yang berada di tengah mushaf Alquran tersebut adalah, “hendaklah bersikap lemah lembut.”

Emha Ainun Nadjib dalam buku “Hidup itu Harus Pintar Ngegas” menjelaskan, pada lafal “Walyatalattaf” ada unsur kata dasar “Latif” yang juga memiliki arti lemah lembut. Itu merupakan sebuah karakter yang harus dimiliki oleh umat Muslim.

Anjuran untuk bersikap lemah lembut kepada sesama juga ditegaskan dalam surat Al Imran ayat 159. Sikap ini bisa dibuktikan dengan tindakan dan perkataan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ucapan adalah hal yang paling sederhana dalam mewujudkan sikap lemah lembut. Namun, jika tidak bisa menahan keras dan tajamnya lidah, Rasulullah menganjurkan umat Muslim untuk beristighfar sebanyak-banyaknya.

Sebagaimana hadits yang dikutip dari buku Belajar dari Akhlaq Ustadz Salafi oleh Abduh Zulfidar Akaha, diriwayatkan salah seorang sahabat yang bernama Hudzaifah datang kepada Rasulullah dan berkata kepada Beliau,

“Wahai Rasulullah, lidahku agak tajam terhadap keluargaku, aku khawatir bila hal itu akan menyebabkanku masuk neraka.”

Kemudian Rasulullah bersabda, “Mengapa engkau tidak beristighfar? Karena sesungguhnya aku beristighfar kepada Allah tiap hari seratus kali.” (HR. Muslim dan Abu Dawud).

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Exit mobile version