PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam bergerak cepat merespon fluktuasi kasus aktif Covid-19 di Batam, usai ditemukan ada 8 kasus aktif di Batam.
Kecenderungan fluktuasi kasus pada awal tahun inilah yang perlu ditangani lebih intens dan terukur oleh tim.
Kendati begitu (adanya fluktuasi kasus), setelah dicek yang terkonfirmasi ini adalah warga luar Batam yang akan kembali ke daerahnya.
Sementara dua kasus lainnya adalah siswa pindahan yang hendak bersekolah di Batam. Karena belum masuk ke sekolah yang dituju.
Pada rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad ini, juga menekankan peningkatan tracing dan testing. Jika biasanya satu kasus terkonfirmasi yang diitracing sebanyak 15 orang, harus ditingkatkan menjadi 30 orang.
Sementara terkait testing, Rapid Antigen di titik kasus terkonfirmasi akan dimaksimalkan lagi.
Tidak hanya itu, vaksinasi anak umur 6-11 tahun juga menjadi perhatian khusus dalam rapat ini. Kini vaksinasi untuk segmen tersebut sudah mencapai 52 persen dan diharapkan tiga hari ke depan telah mencapai 70 persen.
Tak hanya itu, monitoring di pusat-pusat keramaian tetap dilakukan. Tim terpadu hendaknya semakin gencar turun melakukan kegiatan ini.
Demikian juga PPKM Mikro yang selama ini sudah berjalan agar lebih intens atau kencang lagi dilakukan. ***






