NONGSA, KataBatam– Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, secara resmi membuka Kemah Silaturahmi Santri (Kemistri) Kota Batam di Nuvasa, Nongsa, Minggu (15/10/2023).
“Saya mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Kemistri Kota Batam Tahun 2023. Kegiatan ini cukup banyak manfaatnya bagi para santri di Kota Batam,” ujar Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batam ini.
Sekadar diketahui, Kemistri Kota Batam ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2023. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, Minggu sampai Selasa (15-17/10/2023) dan diikuti seribu santri yang terbagi 96 tim.
Ada tiga kegiatan yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Santri, lomba olahraga yang diikuti seribu santri. Puncaknya adalah upacara peringatan Hari Santri yang akan diikuti lima ribu santri.
Adapun tema yang diusung pada Kemistri Kota Batam Tahun 2023 “Jihad Santri Jayakan Negeri”.
Selanjutnya Jefridin mengajak agar santri memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang silahturahmi dengan sesama santri.
Sehingga selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT juga meningkatkan hubungan baik antara santri dari berbagai pondok yang ada di Kota Batam.
Jefridin juga mengapresiasi tema yang diusung dalam Kemistri Kota Batam 2023 “Jihad Santri Jayakan Negeri”.
“NKRI bukan hanya sekadar harga mati, tapi harus ditanamkan di dalam hati,” tegasnya.
Untuk mewujudkan Batam aman, nyaman dan kondusif, lanjut Jefridin, bukan tugas pihak kemanan saja, tapi juga tanggung jawab semua masyarakat Kota Batam.
“Termasuk para santri yang ada di Kota Batam,” ujar pria kelahiran Selatpanjang ini.
Batam menurutnya harus aman, nyaman dan kondusif agar wisatawan dan investor mau datang berkunjung ke Batam.
Jika ada yang berinvestasi, tentu akan membuka lapangan pekerjaan sehingga mengurangi jumlah pengangguran di Kota Batam.
“Mari anak-anak semua bergandeng tangan, berkolaborasi agar Batam, aman, nyaman dan kondusif. Semoga anak-anak semua tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang beredar ataupun pengaruh negatif dari luar,” pesannya pada seluruh santri.
๐ฆ๐ฎ๐บ๐ฏ๐๐ ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฆ๐ฎ๐ป๐๐ฟ๐ถ
Ketua Panitia Saiful Hadi melaporkan, muatan acara Kemistri ini digelar ala santri, masak sendiri, ada salat malam, dan ngaji bersama.
Dengan tujuan agar mengenal antara satu pondok dengan pondok yang lain sehingga terjalin silahturahmi antara para santri,” jelasnya.
Pembukaan Kemistri Kota Batam dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, dan Anggota DPRD Kota Batam Yunus, Kasatgaswil Kepri Densus 88, Muslim Manggala dan Kakanwil Agama Kepri Riadul Afkar. (ski)
Baca Juga: Usai Diwisuda, 20 Santri Rumah Tahfiz Baznas Kota Batam Berlari Peluk Orang Tua






